
Kota, Wartatasik.com – Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya resmi menggelar audisi dan seleksi Gita Bahana Nusantara (GBN) tingkat kota di Aula Disporabudpar, Rabu (24/6/2026).
Sebanyak 80 peserta yang terdiri dari pelajar SMA dan mahasiswa dari berbagai sekolah negeri serta swasta antusias mengikuti ajang tahunan ini.
Sebagai informasi, GBN merupakan agenda rutin untuk menjaring talenta paduan suara terbaik yang nantinya akan tampil dalam Peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara, pada bulan Agustus mendatang.
Proses seleksi ini dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat Kota/Kabupaten, Provinsi, hingga Nasional. Sesuai ketentuan, setiap daerah nantinya akan mengirimkan empat perwakilan terbaik untuk mengisi jenis suara Sopran, Alto, Tenor, dan Bas.
Hal tersebut diungkapkan, Kepala Bidang Pariwisata Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Dewi Noviyanti, kepada wartawan di sela acara.
Dewi berharap ajang ini tidak hanya sekadar seleksi, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, khususnya mendukung Calendar of Event in Tasikmalaya (COET).
“Jika terus berlanjut, seleksi ini ke depannya bisa menjadi daya tarik wisatawan. Kami juga berharap ajang seperti ini bisa memfasilitasi bakat-bakat terpendam di sekolah maupun universitas agar prestasi mereka semakin menonjol,” ujar Dewi di sela-sela acara.
Di sisi lain, Anggota DPRD Kota Tasikmalaya yang juga bertindak sebagai salah satu juri, Kepler Sianturi, menegaskan pentingnya seleksi ini untuk menjaga marwah Kota Tasikmalaya di kancah nasional.
Katanya, kehadiran perwakilan daerah di Istana Negara dinilai sama bergengsinya dengan tim Paskibraka.
Lanjut Kepler, Sebagai bentuk kepedulian nyata untuk melahirkan perwakilan paduan suara nasional dari Kota Tasikmalaya, Kepler bahkan mengalokasikan dana Pokok Pikiran (Pokir) demi kelancaran kegiatan ini.
“Disamping materi suara dan teknik vokal, syarat paling utama adalah peserta harus bisa membaca not balok. Kami juga akan melaksanakan pembinaan khusus bagi para peserta yang lolos sebelum mereka bertanding di tingkat Provinsi,” tegas Kepler.
Untuk memastikan penilaian berjalan objektif, kompetisi ini dinilai oleh para juri berpengalaman, yaitu, Kepler Sianturi, MA., Mega Fitri Qolbiyyah, S.Pd., Ibu Eva Revina, S.Sos., Ibu Nia Daniati, S.Sos. Asron
