
Tasikmalaya, Wartatasik.com – Upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui pemanfaatan teknologi digital. Hal tersebut diwujudkan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Implementasi Sistem Monitoring Tumbuh Kembang Anak Berbasis IoT untuk Meningkatkan Efektivitas Layanan Posyandu Flamboyan” yang dilaksanakan, pada Jumat (5/6/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari Linda Faridah (Teknik Elektro), Heni Sulastri (Sistem Informasi), Nundang Busaeri (Teknik Elektro), Prama Permana (Manajemen), dan Nadya Glaudira (Teknik Elektro). Dan diikuti oleh 10 kader Posyandu Flamboyan, 2 bidan, serta 10 anak balita.
Dalam kegiatan tersebut, tim pengabdian memperkenalkan sistem monitoring tumbuh kembang anak berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk membantu kader posyandu dan tenaga kesehatan dalam melakukan pengukuran, pencatatan, dan pemantauan data pertumbuhan balita secara lebih cepat dan akurat.
Selain penyampaian materi, peserta juga mendapatkan pelatihan serta praktik langsung penggunaan perangkat dan aplikasi yang telah dikembangkan.
Pemanfaatan teknologi IoT dalam layanan posyandu diharapkan dapat mengurangi pencatatan manual, meningkatkan ketepatan data, serta mempermudah proses pelaporan dan evaluasi kondisi kesehatan anak.
Dengan sistem yang terintegrasi, data tumbuh kembang balita dapat tersimpan secara digital dan diakses dengan lebih mudah oleh petugas kesehatan.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Kader posyandu dan bidan aktif berdiskusi serta mencoba langsung penggunaan sistem yang diperkenalkan. Mereka menilai inovasi tersebut dapat membantu meningkatkan efektivitas pelayanan dan kualitas pemantauan kesehatan anak di lingkungan Posyandu Flamboyan.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, tim pelaksana berharap penerapan teknologi digital dapat mendukung transformasi layanan kesehatan di tingkat masyarakat sekaligus memperkuat peran posyandu dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak usia dini.
Program ini juga menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Redaksi
