DPRD Minta SOR Mangunreja Berstandar Nasional, Jadi Legacy Bermanfaat Bagi Warga

DPRD Minta SOR Mangunreja Berstandar Nasional, Jadi Legacy Bermanfaat Bagi Warga | Red

DPRD Kabupaten Tasikmalaya Warning Pelaksana Proyek SOR Mangunreja: Jangan Kerja Asal-asalan!..

Kabupaten, Wartatasik.com – Rencana Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk melanjutkan pembangunan Sarana Olahraga (SOR) Mangunreja mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tasikmalaya.

Pihak legislatif memberikan peringatan keras kepada pelaksana proyek agar bekerja profesional dan memastikan hasil pembangunan sesuai dengan alokasi anggaran serta standar nasional.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, Usman Kusmana, menegaskan bahwa seluruh item pengerjaan mulai dari kelaikan lapangan utama, tribun, pagar, hingga jembatan harus sebanding dengan nilai investasi daerah yang dikucurkan.

“Pekerjaan apa pun, termasuk urusan SOR dan jembatan, kami mau standar pekerjaannya sesuai dengan nilainya. Harus sesuai jumlah, angka, besaran, dan perencanaannya. Kedua, harus sesuai dengan kualitas yang seharusnya,” tegas Usman, Jumat (9/10/2026).

Usman menambahkan, proyek SOR Mangunreja memiliki spesifikasi teknis dan standar nasional khusus yang wajib dipatuhi. Mengingat alokasi anggaran daerah terbilang besar, pihaknya tidak ingin pengerjaan yang kurang matang malah mempermalukan Pemkab Tasikmalaya di kemudian hari.

Ia juga menepis alasan keterbatasan waktu sebagai dalih menurunkan mutu pengerjaan. Mumpung masa pengerjaan masih tersisa sekitar 90 hari kerja, kontraktor diminta menunjukkan komitmen tinggi agar menghasilkan karya fisik (legacy) yang membanggakan.

“Jangan sampai menjadi landmark atau legacy yang jelek, harus bagus. Sesuai kesanggupan pekerjaan, di waktu yang sempit dalam 90 hari kerja ini harus selesai,” tuturnya.

Selain aspek teknis, Usman menyoroti fungsi strategis stadion sebagai ruang publik. Keberadaan fasilitas olahraga yang mumpuni diyakini dapat memperluas interaksi sosial sekaligus meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat.

Guna memastikan kesesuaian pembangunan di lapangan, Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya berencana melakukan pemantauan dan evaluasi (monev) secara berkala ke lokasi proyek SOR Mangunreja bersamaan dengan pengawasan infrastruktur jalan daerah lainnya.

Dukungan pengawasan juga ditegaskan oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Andi Supriadi. Andi mengingatkan agar kualitas pengerjaan fasilitas olahraga tingkat kabupaten ini tidak kalah dari fasilitas tingkat desa, seperti Lapangan Sakti Lodaya di Cisayong yang tetap hijau dan terawat.

“Pembangunan SOR Kaliki ini menggunakan anggaran yang sangat besar, sehingga hasilnya harus maksimal. Jangan sampai kualitas lapangan maupun bahan bangunannya tidak mumpuni. Hal ini dapat mencoreng legacy dari Bupati Tasikmalaya sendiri,” pungkas Andi. Ndhie

Berita Terkait