Dua Kali Manfaatkan JKN-KIS, Idah: Tidak Pernah Ada Rasa Kecewa

 1,942 total views

Peserta JKN-KIS, Idah Saidah | Jamkesnews

Tasikmalaya, Wartatasik.com  – Sebagai peserta yang sudah merasakan kemudahan dengan mengakses pelayanan kesehatan menggunanak JKN-KIS, Idah Saidah (45) tanpa ragu berbagi pengalamannya untuk berobat akibat sakit gigi yang ia derita. Ibu dua anak ini akrab disapa Idah, ia menceritakan bahwa ketika berobat dengan menggunakan JKN-KIS di Puskesmas ia terdaftar, ia merasa dilayani dengan sangat baik. Menurutnya dokter dan perawat di Puskesmas ramah dan profesional.

“Pada bulan April tahun 2021 saya berobat ke Puskesmas pakai JKN-KIS. Karena pada sekitar akhir Maret 2021 gigi saya sangat sakit sampai beberapa hari, jadi saya berangkat untuk mengobati gigi saya ini ke Puskesmas. Ternyata prosesnya cepat dan mudah, dokter menyarankan untuk saya dilakukan pencabutan gigi, tetapi tidak langsung pada hari itu karena kondisi gigi saya terasa sakit, jadi saya hanya diberikan obat pereda nyeri agar nanti jika sudah tidak sakit baru dicabut,” kata Idah, Rabu (27/06/2022).

Idah yang terdaftar sebagai tanggungan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha tempat suaminya bekerja, menambahkan ceritanya bahwa selain pengobatan pencabutan gigi, ia pun pernah melewati proses melahirkan dengan menggunakan JKN-KIS.

“Pertama kali ke sana saya dilayani sangat baik, dokternya juga ramah dan penjelasannya lengkap, tidak membuat saya takut untuk dicabut gigi. Akhirnya pada awal bulan April gigi saya sudah tidak sakit, baru saya dicabut gigi. Selain pengobatan cabut gigi, saya juga pernah menjalani proses persalinan dengan operasi caesar,” katanya.

Pada saat itu ia akan melahirkan anak kedua, dokter menyarankan Idah untuk menjalani operasi caesar karena khawatir dengan usia Idah yang sudah melewati 40. Pada saat itu, kehawatiran yang ia rasakan bukan hanya khawatir akan kondisi dirinya dan sang buah hati, melainkan juga khawatir mengenai biaya.

“Alhamdulillah proses operasi caesar lancar, kondisi saya dan anak saya sehat, biaya juga dijamin semua, saya sangat bersyukur. Semoga program ini terus maju dan terus ada untuk menjaga saya, keluarga saya dan masyarakat Indonesia. Saya sudah rasakan sendiri, dua kali memanfaatkan semuanya lancar tanpa hambatan dan rasa kecewa,” tambah Idah. Jamkesnews | Redaksi

Related posts