
Kota, Wartatasik.com – Plh Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Chandra Negara, menghadiri perayaan puncak Milad ke-48 MTs Negeri 3 Kota Tasikmalaya yang berlangsung meriah pada Senin (20/05/2026). Selain menjadi ajang silaturahmi, acara ini menjadi tonggak sejarah bagi civitas akademika MTsN 3 dengan diluncurkannya identitas visual baru berupa batik khas sekolah.
Kegiatan yang dibalut dalam balutan Festival Budaya ini mengusung tema besar: “Membangun Budaya Prestasi, Mempererat Ukhuwah, dan Menanamkan Akhlakul Karimah.”
Salah satu momen paling menarik dalam acara tersebut adalah peluncuran secara resmi Batik Untuk Murid dan Batik Untuk Guru khas MTsN 3 Kota Tasikmalaya. Inovasi ini merupakan upaya nyata pihak sekolah dalam menanamkan rasa bangga dan cinta terhadap budaya lokal sejak dini.
Rd. Diky Chandra Negara memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas tersebut. Menurutnya, langkah ini bukan sekadar urusan seragam, melainkan cara efektif membangun identitas dan karakter generasi muda.
“Kami sangat mengapresiasi inovasi dari MTsN 3. Peluncuran motif batik ini adalah langkah positif dalam memperkuat jati diri siswa. Di tengah arus modernisasi, keberanian sekolah untuk menunjukkan identitas lokal melalui batik adalah prestasi tersendiri,” ujar Plh Wali Kota dalam sambutannya.
Selain aspek budaya, festival ini juga menjadi cerminan semangat sekolah dalam mencetak lulusan yang seimbang antara intelektualitas dan moralitas. Melalui tema yang diangkat, MTsN 3 berkomitmen untuk terus menjadi wadah pendidikan yang mampu melahirkan generasi berprestasi dan berakhlakul karimah.
“Kegiatan ini adalah momentum untuk mempererat ukhuwah sekaligus memacu kreativitas. Kami berharap MTsN 3 terus konsisten mencetak generasi yang tidak hanya cerdas dan kreatif, tetapi juga memiliki pondasi akhlak yang kuat serta mampu berdaya saing di masa depan,” tambahnya.
Resepsi milad ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari para siswa yang menampilkan kekayaan budaya daerah, menegaskan posisi MTsN 3 sebagai lembaga pendidikan yang peduli pada pelestarian tradisi. Asron
