
Kota, Wartatasik.com – Jagat hiburan dan para pecinta mendiang Nike Ardilla kembali dikejutkan dengan rentetan peristiwa yang seolah bukan sekadar kebetulan.
Rara Ardillaya, sosok remaja berbakat yang belakangan viral karena kemiripan wajah dan lengkingan vokalnya dengan sang “Lady Rocker”, baru saja menjalani rangkaian perjalanan emosional yang penuh simbolisme di Priangan Timur, yakni Ciamis – Tasik.
Perjalanan dimulai dengan sebuah aksi penuh adab. Rara bersama keluarganya berangkat dari kediamannya yang berada di Buah Batu, Bandung, dan menyempatkan diri menjenguk Wa Umar, mantan asisten pribadi Nike Ardilla yang sakit di kediamannya, Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya.
Tidak hanya menjenguk, Rara bahkan mengajak Wa Umar untuk melepas penat dengan bermain ke Alun-alun Ciamis pada Jumat malam, 1 Mei 2026 kemarin.
Momen ini menjadi sorotan karena Rara seolah mewarisi sisi kemanusiaan mendiang Nike yang dikenal sangat dermawan dan rendah hati kepada siapapun, terutama kepada mereka yang pernah berjasa dalam hidupnya.
Pada Sabtu pagi, perjalanan berlanjut ke makam Nike Ardilla di Ciamis. Didampingi oleh Teh Evy Mariam, anggota NAFC (Nike Ardilla Fans Club) Ciamis sekaligus penggemar berat yang kini turut mendampingi karir Rara, suasana haru tak terbendung.
Teh Evy mengakui bahwa Rara adalah paket lengkap. “Bukan cuma suaranya yang punya lengkingan khas dan nada tinggi identik, tapi perilaku, sopan santun, dan kebaikannya benar-benar mengingatkan saya pada Teh Nike,” ungkapnya, Minggu (3/5/2026)
Puncak dari segala kebetulan ini terjadi saat Rara dan keluarga bertolak ke Kota Tasikmalaya untuk mengunjungi Studio Tri Karya Musikatama. Tanpa direncanakan, studio tersebut berlokasi di Jalan RE Martadinata, Kota Tasikmalaya.
Sontak, rombongan yang hadir merasa merinding. Ingatan publik langsung terlempar pada insiden tragis puluhan tahun silam di Jalan RE Martadinata, Bandung, tempat sang legenda Nike Ardilla mengembuskan napas terakhirnya.
Di titik inilah, doa-doa tulus mengalir dari semua yang hadir di studio. Ada harapan besar bahwa jika di Jalan RE Martadinata Bandung sang bintang berpulang, maka di Jalan RE Martadinata Tasikmalaya inilah, “bintang baru” itu akan lahir dan bersinar untuk meneruskan perjuangan yang sempat terhenti.
Apakah ini pertanda alam bahwa estafet takdir sedang berjalan? Yang pasti, kehadiran Rara di industri musik bukan lagi sekadar mencari kemiripan, melainkan sebuah doa dari keluarga sederhana yang membawa bakat luar biasa untuk mengobati kerinduan jutaan penggemar sang legenda.
Sebagai informasi, tragedi kecelakaan yang dialami Nike Ardilla terjadi pada Minggu, 19 Maret tahun 1995 silam sekitar pukul 05.15 WIB di Jalan RE Martadinata (Jalan Riau), Bandung. Asron
