Pasar Induk Cikurubuk Sepi, Pedagang Akui Terdampak Corona

19,635 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Pedagang Cikurubuk terkena dampak wabah virus Corona | Suslia

Kota, Wartatasik.com – Seakan menjadi momok yang berkepanjangan, wabah global virus Corona merambat ke segala sektor, tak terkecuali dengan pasar tradisional.

Semenjak bergulirnya surat edaran yang mengharuskan Social Distancing, dari mulai anak sekolah sampai ke masyarakat umum, semua menjadi kena dampak, itupun demi menjaga serta meminimalisir penyebaran isu Corona Virus Disease 19 (Covid19).

Salah satu yang terkena dampak adalah pasar induk Cikurubuk yang terlihat nampak sepi tak seramai biasanya, padahal sebelumnya ramai oleh para pedagang.

Salah seorang pedagang beras di Cikurubuk Dase menyebut, biasanya ada beberapa konsumen yang belanja, namun semenjak bergulirnya surat edaran Wali Kota berdasarkan edaran Gubernur Jawa Barat kena juga imbasnya.

Dase mengaku, kali ini konsumen agak sedikit menurun dan hanya langganan saja yang tetap setia belanja. Adapun terkait harga beras belum mengalami kenaikan harga.

“Harga beras super masih standar dengan Rp 12 ribu perkilonya dan yang biasa Rp 10 ribu,” ungkapnya, Jumat (20/03/2020).

Senada, pedagang sayuran Yuyun pun merasakan sekali dampak dari Social Distancing yaitu dari hari Senin kemarin mengalami penurunan konsumen yang drastis, tetapi untuk harga sayuran masih normal.

Yuyun berharap kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya agar mampu dan segera mengendalikan keadaan seperti semula. Apalagi menjelang bulan ramadhan, pastikan harga sayuran ataupun bahan pokok makin melonjak.

“Tidak menutup kemungkinan, dengan harga harga barang yang lain pun ikut melonjak naik sampai tiba menjelang lebaran,” ucapnya.

Yuyun bukan tidak mengindahkan surat edaran dari Wali Kota yang mengharuskan untuk diam di rumah, meski takut namun ia ada banyak kebutuhan yang mengaharuskannya berikhtiar.

“Saya juga terus untuk menajalani hidup sehat dengan pola yang diterapkan sekarang, seperti cuci tangan, menggunakan masker dan antiseptik. Itu saja yang bisa dilakukan di pasar ataupun dirumah,” pungkasnya. Suslia

Related posts