Peduli Kelestarian Alam, Komunitas Anak Bangsa bersama Neng Madinah Tanam 1000 Pohon

 78,365 total views

Peduli Kelestarian Alam, Komunitas Anak Bangsa bersama Neng Madinah Tanam 1000 Pohon | Ndhie

Kabupaten, Wartatasik.com – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil XV Hj. Neng Madinah Ruhiat menggelar Reses I Tahun Sidang 2021-2022 di Sodong Hilir Kabupaten Tasikmalaya pada Selasa 7 Desember 2021 kemarin.

Pada kegiatan Reses ke-6 dibulan Desember ini, Hj. Neng Madinah yang juga sebagai Ketua Bidang Sosial dan Kesehatan MUI Kabupaten Tasikmalaya bekerjasama dengan Komunitas Anak Bangsa melaksanakan bhakti sosial berupa penanaman 1000 pohon.

“Reses yang ke-6 ini titik awal di MUI Kabupaten Tasikmalaya dan diteruskan ke Sodonghilir, kegiatannya bhakti sosial, bekerjasama dengan MUI Kabupaten Tasikmalaya dan 24 Komunitas Anak Bangsa,” ungkapnya.

Kegiatan dimulai di Aula MUI Kabupaten Tasikmalaya sebagai titik kumpul para peserta sebelum berangkat ke lokasi penanaman pohon untuk melakukan brifing terlebih dahulu.

Turut hadir Ketua Komisi Sosial Kesehatan MUI Kabupaten Tasikmalaya Lutfi Hizba Rusydia yang juga Ketua Umum Pergerakan Relawan Kemanusiaan dan Lingkungan Indonesia (PRK-I) serta Ketua 24 Komunitas Anak Bangsa Kang Asep Dede.

Hadir juga pada kesempatan tersebut Camat Sodong Hilir, Kepala Desa, Kepala Dusun, Forum RTRW, LPM, Gapoktan, Kader, tokoh agama dan tamu undangan lainnya.

Ratusan anggota komunitas anak bangsa dari berbagai komunitas se-Kabupaten Tasikmalaya berkumpul. Diantaranya Slankers, PRKI, Hisgana, XTC, Moonraker, Sariwangi Finest, Sukapura Boy, Paguyuban, Bobotoh Singaprana, Sakral Naga, e-sport, serta biker subuhan, MIS dan komunitas otomotif lainnya.

Neng Madinah yang biasa di sapa Bunda melakukan konvoi ke Sodonghilir untuk melakukan penanaman pohon, kegiatan tersebut didasari karena wilayah sodong merupakan wilayah dataran tinggi dan rawan bencana.

Bunda dan rombongan pun tiba di lokasi penanaman pohon sekitar pukul 10.30 WIB, mereka disambut oleh perangkat desa dan antusias warga sekitar.

Ditempat tersebut Bunda menerima aspirasi yang sampaikan warga, setelahnya Bunda secara simbolis menyerahkan bibit pohon albasiah kepada desa dan Ia pun mendapat gula aren sebagai tanda terima kasih dari warga sodong karena telah berkunjung ke desanya.

Kegiatan pertemuan reses ditutup oleh Sakral Naga yang menampilkan alunan alat musik tradisional yang terbuat dari bambu. Setelah itu Bunda pun langsung menuju lokasi penanaman pohon untuk melakukan penanaman bersama para komunitas anak bangsa. Ndhie

Related posts