Pelepasan 85 Mahasiswa KKN INU Tasikmalaya di Kec. Tamansari

Pelepasan 85 Mahasiswa KKN INU Tasikmalaya di Kec. Tamansari | MF

Kota, Wartatasik.com – Institut Nahdatul Ulama (INU) Tasikmalaya melepas sekitar 85 peserta Mahasiswa KKN di Kecamatan Tamansari.

Setelah sebelumnya dilepas oleh Sekda Kota Tasikmalaya H. Ivan Dicksan, pelepasan kali ini digelar di Aula Kantor Kecamatan Tamansari yang berada di Jalan Tamanjaya pada Rabu (03/01/2024).

KKN tersebut mengusung tema “Gerakan Keluarga Maslahah Tasik Nyantri (Nyaman, Aman, Toleran, dan Walagri).

Rektor Institut Nahdatul Ulama Dr. H. Pepep Puad Muslim, M.SI menyebutkan bahwa para peserta KKN ini terdiri dari 3 Prodi.

“Yaitu Prodi Management Pendidikan Islam, Hukum Keluarga Islam dan Komunikasi Penyiaran Islam,” bebernya.

Dirinya berharap ilmu yang didapat dari hasil kegiatan KKN ini bisa berguna bagi umat dan agama.

Maka dari itu, lanjutnya, pihaknya mengambil tema Gerakan Keluarga Maslahah karena ini sesuai dengan program yang ada di PBNU.

“Selain itu kita juga mengambil tema Tasik Nyantri (Nyaman, Aman, Toleran, dan Walagri) di mana itu semua tujuannya supaya kita bisa berkolaborasi dengan pemerintah setempat,” jelasnya.

Maksudnya, lanjutnya, supaya dengan adanya kegiatan ini peserta dan masyarakat di sini merasa nyaman dan aman.

“Toleran maksudnya adalah karena akan ada banyak pemikiran yang berbeda baik individu maupun kelompok mudah-mudahan tidak menjadi sebuah masalah. Walagri maksudnya semuanya bisa sehat wal’afiat.” tambahnya.

Di tempat yang sama Panitia Pelaksana KKN INU 2024, Dr. H. Tatang Farhanul Hakim, M.Pd menyebutkan kegiatan KKN Institut Nahdatul Ulama ini akan di mulai dari tanggal 3 Januari hingga 3 Maret 2024.

“Ini merupakan tugas pokok mahasiswa yaitu terkait dengan pengabdian masyarakat. Dan insyaallah para pesertanya ini kita bagi di beberapa kelurahan yang ada di Kecamatan Tamansari,” jelasnya.

Dirinya berharap seluruh peserta bisa maksimal dalam menjalankan kegiatan KKN di Kecamatan Tamansari ini.

“Karena ini sama halnya dengan jam efektif perkuliahan yang bobotnya 6 SKS, notabene kalau di jumlah jamnya sekitar 272 jam. Jadi maksimalkan waktu selama 60 hari KKN ini,” imbuhnya.

Lanjut Dr H. Tatang “Sehingga nantinya di harapkan bisa membuat sebuah karya, supaya dengan adanya karya tersebut bisa menyimpan sejarah bahwa kita pernah melakukan KKN di tempat tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Tamansari, Ukim Sumantri S.Sos dalam mengaku bahwa dirinya merasa bangga atas kedatangan dari para mahasiswa KKN INU ini.

“Selamat melaksanakan tugas, Semoga dengan adanya para mahasiswa KKN ini bisa membawa kebaikan di Kecamatan Tamansari,” ucapnya.

Mengingat, katanya, secara geografis kita berbatasan dengan Manonjaya atau istilahnya ada di perbatasan Kota, tentunya banyak tantangan yang akan di hadapi para peserta.

“Mudah-mudah tantangan tersebut tidak menjadi penghalang untuk kegiatan KKN ini,” pungkasnya. MF

Berita Terkait