
Kota, Wartatasik.com – Kancah musik rock alternatif Jawa Barat kembali kedatangan amunisi baru. Dinner on Fire, duo rock alternatif asal Tasikmalaya, resmi melepas mini album (EP) perdana mereka yang bertajuk self-titled “Dinner on Fire” di berbagai platform streaming digital.
Dibentuk pada tahun 2024 oleh Abdurrahman Al-Anshory dan Rayhan Sofyan Burhanudin, band ini memadukan energi mentah grunge, atmosfer pekat post-punk, serta penulisan lirik yang tajam.
Secara musikal, Dinner on Fire banyak menyerap pengaruh dari raksasa dunia seperti Nirvana, Sonic Youth, dan Joy Division.
Sementara dari segi pendekatan lirik, mereka berkiblat pada puitisnya karya-karya Majelis Lidah Berduri (dulu Melancholic Bitch).
Sebagai rilisan self-titled, EP ini dipilih sebagai kartu nama utama untuk memperkenalkan identitas Dinner on Fire secara utuh.
Berisi 5 nomor trek, mini album ini menjadi wadah bagi mereka untuk merespons berbagai fenomena sosial dan personal yang terjadi di sekitar kita:
- “Alien” – Sebuah refleksi tentang keterasingan, isolasi, dan pencarian makna eksistensi manusia.
- “Normalisasi Moral Abnormal” – Kritik tajam yang menyoroti pergeseran nilai sosial, di mana perilaku amoral perlahan mulai dianggap sebagai hal biasa.
- “Urbanisasi” – Sebuah gugatan dan pertanyaan besar mengenai harga yang harus dibayar demi sebuah kemajuan zaman.
- “Otoritarianisme” – Lagu yang menangkap isu penyalahgunaan kekuasaan serta dampak psikologis maupun fisik terhadap para korbannya.
- “Kausalitas Regulasi Terhadap Hubungan Romansa Remaja” – Sorotan unik mengenai bagaimana faktor makro dan aturan sosial memengaruhi dinamika hubungan romantis generasi muda.
Meskipun tema-tema yang diangkat terdengar pekat dan sarat kritik, Dinner on Fire menegaskan bahwa EP ini bukan sekadar wadah amarah, melainkan sebuah ruang berbagi rasa.
“Kami ingin menunjukkan bahwa berbagai persoalan yang dialami banyak orang bukanlah sesuatu yang mereka hadapi sendirian. Melalui EP ini, kami ingin mengajak pendengar untuk tetap optimis di tengah berbagai persoalan sosial maupun personal,” ungkap pihak band, Rabu, 1 Juli 2026.
Proses produksi EP ini sudah mulai dicicil sejak akhir tahun 2025. Seluruh proses rekaman, mixing, hingga mastering dieksekusi penuh di Tri Karya Musikatama. Per 1 Juli 2026, mini album “Dinner on Fire” sudah bisa dinikmati di seluruh platform musik digital.
Dinner on Fire adalah unit rock alternatif asal Tasikmalaya yang dibentuk pada tahun 2024. Lewat perkawinan antara musik yang agresif dan lirik yang reflektif, mereka berkomitmen melahirkan karya-karya yang berangkat dari pengalaman personal serta fenomena sosial yang lekat dengan kehidupan sehari-hari.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:
Narahubung: Abdurrahman Al-Anshory
WhatsApp: 0815-7544-7375
Email: [email protected]
Instagram: @dof.band
TikTok: @dinner.on.fire
Streaming: Dinner on Fire on Spotify (atau sesuaikan dengan link spesifik)
