Sikapi Insiden Karawang, LSM GMBI Kota Tasik: Tidak Ada Bentrokan Melainkan Pembunuhan dan Pengeroyokan

 78,855 total views

Ketua LSM GMBI Distrik Kota Tasikmalaya Dede Sukmajaya | Asron

Kota, Wartatasik.com – Insiden berdarah yang menewaskan satu orang anggota LSM GMBI Distrik Rembang Jawa Tengah oleh sejumlah kelompok oknum ormas diantaranya dari massa GMPI (Gerakan Masyarakat Peduli Indonesia).

Menyikapi itu, Ketua LSM GMBI Distrik Kota Tasikmalaya Dede Sukmajaya membuat pernyataan resmi kejadian di Kabupaten Karawang pada 24 November 2021 kemarin.

Ia menyebut, peristiwa tersebut seakan direncanakan, pasalnya ada beberapa pertemuan GMPI juga bukti lainnya. Anehnya, meski membawa senjata tajam, tapi gerombolan oknum tersebut dibiarkan oleh aparat kepolisian.

Dede membeberkan, pihaknya melihat video yang beredar. Ormas GMPI bawa sajam (senjata tajam) diacung-acungkan diruang publik, itu seakan pembiaran, tak ada peringatan dari polisi. Biasanya ada peringatan dengan tembakan ke atas, kenapa ini tidak?

“Untuk aksinya sendiri berjalan damai di PT ICI, teman kita GMBI Rembang akan gabung, mau ambil uang ke ATM dan beli makanan. Di depan hotel terjadi penghadangan oleh sekelompok orang tak dikenal. Jelas videonya, ada beberapa orang pakai atribut GMPI,” jelas Dede, Kamis (25/11/2021).

Oknum tersebut kata ia, mengeroyok rekan GMBI tanpa alasan jelas, saat itu pula satu orang meninggal ditempat, satu selamat dan satu orang terluka parah.

“Kalau lihat kronologis, ini ada sebuah perencanaan yang sangat matang. Perlu ada sikap Polri, khususnya Polres Kab Karawang, tangkap pelaku seusai UU berlaku,” tegas Dede.

“Kasus ini perlu ditelusuri dengan detail menyeluruh. Ini kenapa Polri membiarkan gerombolan Sajam berkeliaran, ini pembunuhan sadis melanggar HAM,” sambungnya.

Padahal terang Dede, saat aksi damai teresebut berlangsung damai dan kondusif, diperkuat dengan statement Kapolres Kabupaten Karawang yang menyebut aksi GMBI lancar, “Jadi tidak ada bentrokan ormas melainkan adanya pembunuhan dan pengeroyokan,” tuturnya.

“Jelas terlihat bukti kekejian dan kekejaman tak berprikemanusiaan ormas GMPI pada saat membunuh saudara kita yang sudah tak berdaya di jalan, di hantam pakai benda tumpul dan sajam juga batu, Allahuakbar,” ngeri Dede.

GMBI meminta Kapolri, Kapolda dan Polres Kabupaten Karawang melakukan penyelidikan akurat, “Karena diduga ada grand sekenario, supaya terbongkar,” pungkasnya. Asron

Related posts