
Emas dan Elektronik Dominasi Transaksi Gadai di Priangan Timur, OJK Ungkap Alasannya..
Tasikmalaya, Wartatasik.com – Industri pergadaian di wilayah Priangan Timur terus menunjukkan tren pertumbuhan positif. Lembaga pembiayaan alternatif ini kian diminati masyarakat sebagai solusi cepat untuk memenuhi kebutuhan dana mendesak.
Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, Nova Hermawati, mengungkapkan bahwa transaksi gadai di wilayah kerjanya saat ini didominasi oleh dua komoditas utama, yakni emas dan barang elektronik.
“Yang paling banyak itu adalah emas dan elektronik. Kalau untuk kendaraan, pergadaian memang belum banyak melayani,” ujar Nova di sela-sela kegiatan media gathering bersama insan pers di Kamandara Resto, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jumat (21/08/2026).
Nova menjelaskan, minimnya porsi gadai kendaraan bukan disebabkan oleh faktor regulasi. Secara aturan, perusahaan pergadaian pada dasarnya diperbolehkan menerima aset kendaraan bermotor sebagai jaminan.
Namun, kendala utama terletak pada aspek operasional, khususnya keterbatasan sarana penyimpanan.
“Skema di pergadaian itu kan barangnya diserahkan untuk disimpan. Sementara rata-rata kantor pergadaian tidak memiliki lahan atau tempat penyimpanan yang memadai untuk kendaraan. Hal itulah yang menyulitkan pelaku usaha pergadaian untuk menerima kendaraan,” jelasnya.
Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan emas dan elektronik yang berukuran lebih ringkas, mudah disimpan, serta memiliki tingkat likuiditas yang tinggi. Emas menduduki posisi puncak sebagai barang jaminan yang paling banyak digadaikan, disusul perangkat elektronik rumah tangga dan alat komunikasi.
Kendati demikian, Nova mengaku belum bisa merincikan secara pasti persentase perbandingan antara gadai emas dan elektronik, maupun jenis perangkat elektronik yang paling mendominasi.
“Secara rinci nanti akan disampaikan oleh tim kami, karena data yang saya pegang saat ini baru bersifat agregat. Rincian detailnya akan kami susulkan,” tambah Nova.
OJK Tasikmalaya menegaskan bakal terus mengawasi perkembangan industri pergadaian di Priangan Timur. Langkah ini dilakukan demi menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, serta menjamin perlindungan bagi konsumen.
Dengan pertumbuhan yang kian masif, OJK berharap lembaga pergadaian dapat terus menghadirkan layanan pembiayaan yang aman, transparan, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat di Priangan Timur. Asron
