
Kabupaten, Wartatasik.com – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai memperkuat langkah mitigasi menghadapi ancaman fenomena alam ekstrem yang dikenal dengan sebutan “El Nino Godzilla”.
Meski curah hujan saat ini masih terpantau tinggi, Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menegaskan bahwa langkah antisipasi dini adalah harga mati.
Dalam koordinasi khusus bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Asep menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang sulit diprediksi secara konvensional.
“Saya menerima koordinasi khusus dari tim BPBD terkait prediksi fenomena alam ‘El Nino Godzilla’. Meskipun kita tidak boleh terpaku sepenuhnya pada prediksi, namun melihat kondisi cuaca saat ini yang sangat tidak menentu, antisipasi harus segera dilakukan,” ujar Asep.
Menindaklanjuti koordinasi tersebut, Wabup Asep merumuskan tiga poin utama yang harus segera dilaksanakan oleh instansi terkait dan masyarakat. Diantaranya, pertama, Melakukan cek fisik menyeluruh terhadap seluruh pompa air di titik-titik krusial. Pastikan semua alat berfungsi optimal sebelum kekeringan melanda.
Kedua, menggalakkan penanaman pohon resapan air secara masif untuk menjaga ketersediaan air tanah (cadangan alami).
“Ketiga, Memastikan pompa-pompa pertanian siap sedia di lahan warga, serta menjamin ketersediaan benih khusus yang tahan terhadap cuaca panas dan minim air (musim kering),” imbuhnya.
Asep menambahkan bahwa kesuksesan mitigasi bencana ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah dan warga. Ia mengajak masyarakat untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Mari kita jaga lingkungan dan tetap waspada dengan kondisi cuaca di sekitar kita. Antisipasi hari ini adalah investasi keselamatan untuk hari esok,” tutupnya. EQi
