Lepas bendera start pawai taaruf dari rombongan peserta sepuluh kecamatan | Suslia

Kota, Wartatasik.com – Pawai Ta’aruf para kafilah se-kota Tasikmalaya semarakan acara
pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kota Tasikmalaya.

Masyarakat nampak antusias melihat barisan iringan pawai, apalagi tiap instansi pun ikut andil partisifasi helaran ajang pencari bibit generasi qur’ani yang digelar di Alun-alun Indihiang.

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengakui jika prestasi tahun lalu merosot dan menandakan persaingan kian ketat.

Meski demikian turunnya prestasi akan dijadikan motivasi bagi Pemkot dan Kementerian Agama serta PTQ Kecamatan maupun Kelurahan untuk mempersiapkan khafilah dari kota Tasikmalaya.

“Harapan kami, harus mampu menjadi juara umum, mengingat Tasikmalaya adalah central pesantren dan central pendidikan agama,” ungkapnya kepada wartatasik.com, Rabu (10/07/2019).

Rombongan pawai Taaruf | Suslia

Menurut Wali Kota, pembinaan LPTQ di Kota Tasikmalaya harus meningkat, sebab prestasi STQ anak sholeh menjadikan gambaran indikator bahwa pembangunan agama menyatakan lebih baik di Tasikmalaya.

Terang Wali Kota, saat menjadi tuan rumah, MTQ Kota Tasikmalaya sangat sukses sehingga menjadi rujukan study banding wikayah lain, terlebih karakter masyarakat Tasikmalaya yang religius menjadi landasan fundamental untuk membangun segala bidang landasan agama budaya dan kekuatan untuk menuju kota religius maju dan madani.

“Saya bangga, karnaval kali ini disambut antusias masyarakat Kota Tasikmalaya,” tandasnya.

Di tempat sama, Kepala Kementerian Agama Kota Tasikmalaya Dr Hilmi Rivai M.Pd menyebut terdapat 160 kafilah putra putri yang ikut dari 10 kecamatan.

Adapun 7 cabang yang dilombakan dengan 10 tempat yang disiapkan. Sedangkan untuk event kategori dewasa dan anak dibagi di seluruh kecamatan Indihiang.

“Sarana-prasarana sudah siap agar menjadi kenyamanan bagi semua. Ada 49 dewan hakim dan termasuk 21 orang Panitra yang sudah di lantik dan propesional,” pungkasnya. Suslia.