Berkat Orderan Kang Yanto Oce, KSM BDC Produksi Ribuan Masker untuk Dibagikan Gratis

 63,254 total views,  1,609 views today

Meski ditengah pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid 19, Bussines Depelovment Center (BDC) tidak lantas menyerah, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) binaannya masih bisa berproduksi | Suslia

Kota, Wartatasik.com – Meski ditengah pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid 19, Bussines Depelovment Center (BDC) tidak lantas menyerah, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) binaannya masih bisa berproduksi. Dengan menyesuaikan kebutuhan pasaran yang ada, KSM BDC produksi ribuan masker

Ketika di temui wartatasik.com di Sekretariat BDC Jalan Ir H Juanda (depan kantor Samsat) Benk Haryono selaku Ketua Komite BDC menjelaskan adalah kang Yanto Oce yang kali ini menjadi fasilitator dan pernah juga sebagai mentor di vocational program beberapa waktu lalu.

”Kang Yanto Oce yang kemudian memberikan orderan melalui BDC,  berupa pembuatan masker kain dengan jumlah cukup banyak yakni 5000 pcs. Dan pembuatannya disebar keseluruh binaan kami,” ujarnya, Kamis (09/04/2020).

Om Benk (panggilan akrabnya) lebih lanjut menuturkan jika pembuatan masker selesai, selanjutnya akan dibagikan cuma-cuma atau gratis kepada lapisan masyarakat bentuk kepedulian BDC dalam rangka bentuk kepedulian BDC dan Kang Yanto Oce terhadap penyebaran virus ditengah masyarakat.

Selain itu lanjut Om Benk, sebelumnya pernah melaksanakan bakti sosial berbagi dengan memberikan nasi bok dan sembako terhadap masyarakat yang terdampak Covid 19.

“Ini adalah gagasan serta insiatif kolega BDC, penggiat sosial yang menggunakan tangan BDC, hasilnya dibagikan kepada masyarakat umum. Alhamdulillah, selain beliau memberikan orderan kepada KSM bianaanya sehingga bisa berbagi,” imbuhnya.

Benk berharap ini akan terus berkelanjutan, apalagi ketika anjuran pemerintah untuk #dirumahaja, walaupun diam di rumah saja diharapkan masih bisa berproduksi,

Selaku ketua komite, Benk berusaha untuk tetap memotivasi KSM binaanya, agar tetap semangat dan optimis apalagi menjelang puasa ini, yang seharusnya sudah mulai dengan produksi-produksinya.

Kemudian Benk berpesan kepada pemerintah daerah untuk selalu sigap dalam penanganan, menanggulangi pandemi ini, apalagi memberikan edukasi secara langsung ke masyarakat,

Karena Benk berpikir bahwa jika tiga bulan situasi seperti ini, akan berdampak kepada semua leading sector menjadi kolaps, “Maka di harapkan benar benar tanggap dalam menangani Corona ini yang telah menjadi semacam horor di tengah masyarakat,” tutupnya. Suslia

Related posts