Helaran Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) bukan hanya dinilai dari segi event dan kegiatan saja, tapi sejauh mana dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) ini bisa mengembang dan meningkatakan keimanan serta ketakwaan bagi masyarakat khususnya di Jawa Barat. | Blade

Kota, Wartatasik.com – Helaran Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) bukan hanya dinilai dari segi event dan kegiatan saja, tapi sejauh mana dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) ini bisa mengembang dan meningkatakan keimanan serta ketakwaan bagi masyarakat khususnya di Jawa Barat.

Hal itu dituturkan Ketua Umum LPTQ Jawa Barat Drs. H. Ahmad Pathoni, MM., saat sambutan Pembukaan MTQ tingkat kota Tasikmalaya di Alun-alun Indihiang, Rabu malam tadi (20/07/2019).

Menurut Ahmad, bagaimanapun juga Al Quran sebagai tuntunan dan petunjuk dalam kehidupan sehari-hari, sebab dikala masyarakat dekat dengan Al-Quran, Insyaallah negeri ini, beserta masyrakat provinsi Jawa Barat akan menjadi daerah yang baldatun toyibatun warobbun ghopur.

“Ini adalah hal yang salah satu dipertahankan Kementerian Agama, bagaimanapun MTQ maupun STQH di dalamnya ada syiar dan dakwah,” katanya.

Sekda Kota Tasikmalaya H. Ivan Dicksan (kiri) bersama Wali Kota H Budi Budiman | Blade

“MTQ ini juga harus dijaga dan terus dikembangkan, sehingga kegiatan MTQ dulu ini untuk di kembalikan ke hitoh masa dulu,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengatakan, masyarakat Tasikmalaya harus bangga dengan julukan kota santri juga sebagai kota pesantren.

Sebab, tidak hanya juara dunia bulu tangkis Susi Susanti saja tetapi ternyata banyak sekali Qori Qoriah hafidz hafidoh yang luar biasa, tidak hanya tingkat kota, tingkat provinsi tingkat nasional malah tingkat internasional.

“Mudah-mudahn MTQ yang kedepan provinsi Jawa Barat kita bisa menyumbangkan peserta-peserta jawa barat mayoritas dari kota Tasikmalaya,” tandasnya.

Nampak hadir Wakil Wali Kota Tasikmalaya H muhammad Yusuf, Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya H Ivan Dicksan sekaligus Ketua LPTQ Kota Tasikmalaya, perwakilan ketua DPRD Kota Tasikmalaya, TNI/POLRI, anggota forum kordinasi pimpinan daerah, Kepala kantor Kementrian Agama Kota Tasikmalaya.

Turut menghadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Tasikmalaya, Ketua DMI Kota, para alim ulama, para pimpinan pondok pesantren seluruh Kota Tasikmalaya, ormas keagamaan, para khafilah ke-12 Kota Tasikmalaya dan tamu undangan lainnya. Blade