Orientasi Media: Sanitasi Aman Tanggung Jawab Bersama

225 kali dilihat, 24 kali dilihat hari ini

Salah seorang pemateri dari SNV Indonesia, Bambang Pudjiatmoko

Kota, Wartatasik.com Sejumlah Jurnalis media cetak, elektronik dan online di Kota Tasikmalaya mendapatkan pembelajaran mengenai sanitasi di kegiatan Orientasi Media yang diselenggarakan oleh SNV Indonesia.

Sebagaimana telah dilansir media online wartatasik.com, edisi hari ini, Menurut data Kementerian Kesehatan melalui aplikasi STBM Smart, dari 808.506 penduduk Kota Tasikmalaya, hanya sebanyak 493.269 orang atau 61,01% yang memiliki akses sanitasi. Bahkan hanya 1 (satu) dari 69 kelurahan yang sudah dinyatakan Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Menurut Bambang Pujiatmoko dari SNV Indonesia yang bertindak sebagai narasumber orientasi media itu menuturkan bahwa ada empat hal, adanya korelasi air dengan sanitasi. Karena air sendiri tidak dapat terpisahkan dengan sanitasi, begitupun sebaliknya.

“Empat hal itu adalah kuantitas, kualitas, kontinyuitas, dan terjangkau. Ayo ikut beraksi dari sekarang,” paparnya, Senin (24/09/18).

Berita Terkait >>> SNV Indonesia Gaet Sejumlah Jurnalis Tasik dalam Orientasi Media dan Media Visit Sanitasi

Ia menegaskan, sanitasi sehat sangat penting dalam kehidupan, “Untuk itu, butuh peran aktif semuanya, termasuk media. Betapa pentingnya ketersediaan sanitasi di rumah tinggalnya masing-masing, tidak membuang air besar disembarang tempat,” ujarnya.

Sementara itu, R. Ika Praesty, Governance Advisor for Urban Sanitation/City Coordinator untuk Kota Tasikmalaya dari SNV Indonesia, menyatakan kegiatan seperti Orientasi Media tersebut penting karena media sangat berperan dalam membantu menyebarkan informasi, merubah prilaku dan memotivasi masyarakat untuk mewujudkan hidup yang bersih dan sehat.

“Sehingga Budaya Buang Air Besar Sembarangan bisa segera ditinggalkan dan target Tasikmalaya sebagai Kota ODF bisa segera terwujud,” paparnya.

Acara tersebut, lanjut Ika, akan berlangsung selama dua hari atau sampai besok, “Untuk hari kedua, para peserta akan melakukan kunjungan lapangan ke titik-titik yang telah ditentukan,” tandasnya. Asron

Related posts