Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren (Pontren) Qoshrul Muhajirin Singaparna KH. Zamzam Imadudin | Blade

Kota, Wartatasik.com – Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren (Pontren) Qoshrul Muhajirin Singaparna KH. Zamzam Imadudin singgung sisitem zonasi sekolah. Namun ia tetap menekankan masyarakat untuk tetap memperhatikan sekolah agama.

“Saya titip, pernah tidak orang tua menguji bacaan ke anaknya? Kalau belum pernah, sekarang janji ke diri sendiri dan janji sama Allah. Meskipun putra-putri sudah di titipkan ke sekolah agama, cek, tes bacaan solat anaknya,” ujarnya saat tausiyah Tablig Akbar Imtihan Majlis Ta’lim Al Hikmah di Cigantang Hilir, Mangkubumi, Minggu malam (07/07/2019).

Dikakatan KH Zamzam, ia suka merasa sedih, sebab terkadang anak-anak di Masjid Agung baik itu di kota maupun kabupaten Tasikmalaya, ketika ada shalat ghoib, para pemuda suka diam, tak ikut solat ghaib.

Klik berita terkait >>> Rutin Digelar MT Al Hikmah, Haflah Musyahadah Sebagai Apresiasi dan Motivasi Bagi Siswa

Nampak antusias warga menghadiri tabligh akbar | Blade

Dirinya pun menekankan masyarakat untuk kembali mengecek praktek bacaan sholat cara wudhunya, rakaatan solatnya, takbirotulihromnya, tangan kaki seperti apa posisinya.

“Kalau mau berkarya harus mengisi dulu akidahnya, harus siap dulu isi mental dan jiwanya di madrasah diniyah yang ada di sekitar kita khusunya di Madrasah Al Hikmah ini,” tegasnya.

Meskipun diguuyut hujan, namun para jamaah tidak beranjak ditempat tablig akbar tersebut demi mendengar tausiyah KH zamzam Imadudin.

Kegiatan ini merupakan malam ketiga acara pamungkas Imtihan Majlis Ta’lim Al Hikmah Cigantang hilir Kelurahan Cigantang. Kec Mangkubumi. Blade.