Edukasi untuk Pelaku UKM Kota Tasik dari Program JNE | doknet

Kota, Wartatasik.com – JNE kembali menggelar program untuk meningkatkan potensi UKM yang dituangkan melalui edukasi tentang pentingnya akun digital dan strategi penjualan di era digital yang bertadjuk “JNE Ngajak Online 2019”.

Program tersebut menyikapi potensi komersial dari banyaknya produk-produk hasil karya masyarakat yang memiliki nilai jual untuk dikembangkan dan memiliki kekhasan di setiap daerah.

Saat membuka kegiatan, Kepala Dinas KUKM Perindag Kota Tasikmalaya Firmansyah mengapresiasi upaya program JNE, pasalnya akan mendorong geliat usaha UMKM yang ada di Kota Tasikmalaya.

“Kreativitas dan inovasi di tengah pasar masyarakat, merupakan potensi yang perlu dijadikan kesempatan atau peluang,“ ujarnya, Kamis (07/02/2019).

Dikatakan Firmansyah, dalam era globalisasi ini perlu kejelian yang memiliki bekal IT, sebab saat ini eranya e-comerce yang bisa mengenalkan produk unggulan seperti payung geulis, kelom geulis, mendong, berbagai olahan makanan.

“Saya berharap melalui kegiatan ini bisa melahirkan entrepreneur muda di Kota Tasikmalaya menjadi,” harapnya.

Sementara itu, Branch Manager JNE Tasikmalaya Dedy Heri mengatakan, pihak JNE terus berupaya memperkuat jaringan dan inovasi di berbagai sektor seperti IT, SDM dan infrastruktur.

“Hingga hari ini hampir 200 sales counter JNE tersebar diseluruh wilayah di Tasikmalaya, mulai dari Tasikmalaya Kota, Ciamis, Pangandaran dan Banjar,“ tuturnya.

Apalagi terang Dedy, UKM di Tasikmalaya memiliki potensi besar karena begitu banyak produk-produk khas dan asli buatan masyarakat yang kompetitif untuk dipasarkan ke seluruh nusantara, bahkan luar negeri.

Karena itulah, katanya lagi, JNE hadir dan menyelenggarakan program Ngajak Online 2019, untuk memberikan inspirasi dan pengetahuan lebih kepada para pengusaha di Tasikmalaya dan sekitarnya.

“Agar bisnis yang dijalankan dapat terus berkembang dengan meningkatnya angka penjualan,” pungkasnya.Tribunjabar | wartatasik.com.