Kades dan Camat Wanasaba Kunjungi Bayi yang Mengalami Gizi Buruk

 1,885 total views

Nampak Ibu Camat sekaligus Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Wanasaba, Ny. Komala Aprianti tengah menjenguk bayi yang mengalami gizi buruk | Razak

Lombok, Wartatasik.com – Pemerintah Desa beserta Pemerintah Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) peduli terhadap bidang kesehatan. Sekaligus menjadi perhatian prioritas karena salah satu sektor yang utama dalam proses pembangunan.

Kades dan Camat Wanasaba mengunjungi salah seorang bayi yang mengalami gizi buruk di Dusun Jorong Daya, Desa Wanasaba, Kamis (01/11/2018).

Bayi itu bernama Nandini Purnami yang berumur 8 bulan, dengan berat badan 3,4 kg. Ia adalah putri dari pasangan Maliki dan Martini.

Dalam kesempatan itu diberikan asupan gizi dalam bentuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Yaitu, berupa susu, roti, kacang hijau, gula pasir dan lain-lain.

Selanjutnya Camat Wanasaba, Muh. Saleh mengatakan, para kader harus cepat tanggap dalam menangani dan membantu warga dalam bidang kesehatan.

“Kita minta bantuan kepada kader untuk segera melapor ke Puskesmas,” ungkapnya.

Kades dan Camat Wanasaba mengunjungi salah seorang bayi yang mengalami gizi buruk di Dusun Jorong Daya, Desa Wanasaba, Kamis (01/11/2018). | Razak

Senada dengan Camat, Kades Wanasaba, H. Misnun Ali, SH., juga menyampaikan, bahwa kader merupakan salah satu unsur penting dalam proses perkembangan dan kemajuan desa.

Untuk itu, H. Misjun meminta kepada para kader agar tetap memantau perkembanhan bayi di masing-masibg dusun di Desa Wanasaba.

“Tetap kader memantau perkembangan bayi yang kena gizi buruk dan kader segera melapor ke puskesmas,” jelasnya.

Sementara, Ibu Camat sekaligus Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Wanasaba, Ny. Komala Aprianti mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur berencana akan membangun rumah sakit khusus untuk menangani masalah gizi buruk.

“Akan diadakan rumah sakit untuk penanganan khusus gizi buruk,” ujarnya, menuturkan perkataan Bupati Lombok Timur.

“Penanganan gizi buruk sudah kita usulkan segera dimasukkan ke RPJMDes dan segera dianggarkan dananya,” tambahnya dengan terang.

Terkait kartu BPJS atau KIS untuk bayi tersebut, salah seorang Kader Desa Wanasaba, Suprihatin menuturkan, bahwa masih dalam proses pengurusan dan dalam waktu dekat akan bisa diperoleh.

“Saya masih dalam proses untuk mengurus BPJS atau KIS yang gratis,” bebernya.

Dalam kesempahan tersebut, Hadir juga Kepala Dusun (Kadus) Jorong Daya, Mamiq Bibi dan kader yang lainnya. Razak

Related posts