Foto bersama Masyarakat dapil 4 (Mangkubumi-Kawalu) dengan anggota dewan di Ruang Rapat Paripurna | Awen

Kota, Wartatasik.com – Warga masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) 4 kota Tasikmalaya yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, para ulama dan gabungan organisasi kepemudaan serta sebelas ormas islam datangi gedung dewan untuk meminta perhatian serius dari anggota dewan yang mewakili Kec. Mangkubumi dan Kawalu.

Salah satu perwakilan, Asep Rizal mengatakan ia mengakui kinerja pemerintah dalam pembangunan sangat dirasakan seperti jalan sudah licin (bagus, red) dan penerangan ada, tapi untuk Masjid Agung yang berada di depan kecamatan Mangkubumi saat ini terbengkalai, bahkan panitia pembangunan masjid kini malah nunggak sampai Rp 70 juta.

“Kami minta keberpihakan anggota dewan dapil 4 terhadap pembangunan fasilitas umum sarana ibadah,” ujarnya kepada wartatasik.com, Selasa (12/03/2019).

Sementara itu, Ustad Yanyan berharap ada kepedulian dari anggota dewan (angleg) walaupun akan habis masa jabatannya. Setidaknya tambahnya, disisa waktunya itu para wakil rakyat ini bisa berbuat kebaikan untuk membantu dari segi konstitusinya.

Masyarakat dapil 4 (Mangkubumi-Kawalu) diterima anggota dewan di Ruang Rapat Paripurna | Awen

“Warga disini (Mangkubumi-red) ingin segera pembangunan Masjid Agung Mangkubumi dan Gedung Dakwah atau Islamic Center, karena cuma Mangkubumi yang belum mempunyai semua itu,” tegasnya.

Menyikapi aspirasi tersebut, anggota dewan Dapil 4 Enjang Bilawani mengaku siap bantu dari segi konstitusi yang akan dimasukan untuk ke dalam Banggar, “Sebagai umat Islam, secara pribadi kami siap membantu finansial, apalagi sarana ibadah tersebut berada didaerah kami tinggal dan harus didukung oleh anggota yang lain,” tuturnya.

Ditempat yang sama Angleg lain, Iwan Safa sampaikan permintaan maaf atas kesalahannya sebagai anggota yang kurang perhatian terhadap masjid yang sedang dibangun.

Sementara itu, Angleg lain Ustad Heri berharap, bantuan yang diberikan tidak ada kaitannya dengan dukung mendukung, pilih memilih dan unsur politik lainnya.

“Ini hanya sebagai fiisyabiqul khoirot dan mudah-mudahan menjadi bekal amal kebaikan kita nanti,” tutupnya. Awen