Janda tua ini hanya bisa tinggal dirumah reot bertikar anyaman bambu (bilik, red) seadanya | Wan K

Kab, Wartatasik.com – Ironis, dikala gencarnya bantuan Pemerintah untuk raykatnya yang miskin, ternyata masih terdapat banyak warga yang belum mendapatkan jaminan hidup sekedar menikmati kelangsungan hidupnya.

Salah satunya Ibu Acih warga Kedusunan Kiarajangkung Desa Kiarajangkung Kec Sukahening Kab Tasikmalaya.

Janda tua ini hanya bisa tinggal dirumah reot bertikar anyaman bambu (bilik, red) seadanya.

Untuk menyambung hidup pun, Janda yang punya dua anak ini hanya mengandalkan profesinya sebagai juru serabutan yang tak tentu tiap harinya bisa menucukupi kebutuhan.

“itupun kalau ada yang panen sawah, kalau tak musim, cuma diam saja dirumah,” papar ia.

Padahal dalam sanubarinya, Acih ingin seperti orang lain yang rutin mendapat bantuan dari Pemerintah.

“Tak banyak yang diharapkan, saya ingin rumah reot bisa diperbaiki melalui bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),” ujarnya lirih saat disambangi wartatasik.com, Minggu (19/05/2019).

Memang prihatin, sebab menurut Icih, rumah berukuran 3 x 2 meter ini rutin mendapat berkah bocor jika sedang musim hujan karena atapnya sudah berjejer lobang.

“mau gimana lagi. Saya pasrah, itu lihat kayu penyangga tempat rumahnya lapuk,” tandasnya.

Menyikapi itu, Kepala Wilayah ( Kawil) Kiarajangkung Agus Nunung Rahayu menjelaskan, pihaknya dari Pemeritah Desa (Pemdes) sudah mengajukan bantuan untuk rumah ibu Acih.

Tapi terangnya, karena tidak ada akses jalan menjadi kendala untuk menuju rumah Acih.

“Kami sedang upayakan akses jalan dulu. Kemungkinan kalau akses jalan sudah ada akan segera di bangun,” pungkasnya. Wan K.