Pay Do It bersama Bikers Subuhan Makassar harus berjibaku melawan banjir dalam menyalurkan bantuannya ke lokasi bencana | dokpri

Kota, Wartatasik.com – Musibah banjir dan longsor beberapa hari lalu atau tepatnya Selasa 29 Januari 2019 lalu mengundang keprihatinan sejumlah pihak. Tak terkecuali PAY DO IT (Pecinta Anak Yatim dan Doeafa Indonesia Tercinta) Tasikmalaya peduli korban bencana di Makassar.

Hari itu juga, Relawan PAY Yadi Fiyana yang berangkat langsung ke lokasi bencana disambut oleh Bikers Subuhan (BS) Makassar dan diterima langsung oleh Bang Kucing (sapaannya).

“Sebelumnya tim BS Makassar telah memberikan bantuan ketempat lokasi dengan membawa barang-barang bantuan yang dibutuhkan dengan berjalan kaki karena akses jalan terputus,” kata Yadi kepada Wartatasik.com, Minggu  (03/02/2019).

Keesokan harinya rabu 30 Januari 2019, lanjut Yadi, rombongan menuju Desa Sapanang Tamalate dan Jeneponto Lama dengan menggunakan kendaraan mobil dan motor milik BS Makassar.

Akses jalan yang sulit ditempuih, terpaksa para rombongan harus berjalan kaki menuju titik lokasi | dokpri

“Sangat memprihatinkan memang, akses menuju lokasi sangat jauh, beberapa kali harus berputar arah karena masih banyak timbunan longsor dan banjir. Tenda penampungan yang tidak layak, kurangnya air bersih ditambah cuaca yang tidak menentu menambah penderitaan para korban bencana,” kisah Yadi.

Disana, kata Yadi, Para relawan, Satpol PP, Damkar dan TNI bahu membahu membersihkan fasilitas – fasilitas umum dengan peralatan yang kurang memadai dan masih sering terjadi hujan deras dan angin kencang.

Dalam kesempatan itu Yadi juga mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur terutama Bikers Subuhan Tasikmalaya yang telah ikut andil dalam membantu sesama yang terkena musibah bencana. Awen