31 Mei, Hari Tanpa Tembakau Sedunia: Dunia Bebas Rokok

 21,665 total views

31 Mei, Hari Tanpa Tembakau Sedeunia: Dunia Bebas Rokok | Net

Hari Tanpa Tembakau Sedunia untuk menarik perhatian pada beban kematian yang dapat dicegah dan penyakit yang berhubungan dengan penggunaan tembakau dan nikotin…

Referensi, Wartatasik.com – 31 Mei diperingati sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Hari Tanpa Tembakau Sedunia atau World No Tobacco Day (WNTD) merupakan satu dari delapan hari kesehatan masyarakat global yang diinisiasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Hari Tanpa Tembakau Sedunia untuk menarik perhatian pada beban kematian yang dapat dicegah dan penyakit yang berhubungan dengan penggunaan tembakau dan nikotin.

Dikutip dari laman resmi WHO, sejarah Hari Tanpa Tembakau Sedunia ini ada untuk mengedukasi kepada masyarakat tentang bahaya penggunaan tembakau.

Negara-negara anggota WHO mencanangkan Hari Tanpa Tembakau Sedunia pada 1987 untuk menarik perhatian global terhadap epidemi tembakau dan kematian serta penyakit yang dapat dicegah yang ditimbulkannya.

Pada tahun 1987, Majelis Kesehatan Dunia mengeluarkan Resolusi WHA40.38. Pada 1988, Resolusi WHA42.19 disahkan, yang menyerukan bahwa perayaan Hari Tanpa Tembakau Sedunia diperingati setiap tahun pada 31 Mei.

Resolusi tersebut muncul karena kesadaran bahwa penggunaan tembakau telah menyebabkan lebih dari dua juta kematian dini di seluruh dunia setiap tahun pada waktu itu.

Tema Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2021 adalah “Commit to Quit” atau “Komitmen untuk Berhenti”.

Kini, tembakau menyebabkan 8 juta kematian setiap tahun. Data yang dirilis tahun ini menunjukkan bahwa perokok lebih mungkin mengembangkan penyakit parah dengan Covid-19 dibandingkan non-perokok.

Sementara itu sumber dari jurnal Depkes bahwa, jumlah perokok di Kabupaten Tasikmalaya 604.829 orang dengan rata-rata konsumsi 10,6 batang/hari atau sekitar 3 juta batang rokok mengepul di udara tiap hari di kota yang dikenal dengan kota santri tersebut.

Dari 3jt jumlah perokok tersebut, sebanyak 2,2% berusia 10-14 tahun, dengan rata-rata konsumsi rokok 5,2 batang perhari, sedangkan berdasarkan frekuensi merokok sebanyak 0,8% mulai merokok setiap hari pada usia 5-9 tahun dan 7,7% pada usia 10-14 tahun. Net

Related posts