
Kota, Wartatasik.com – Pemerintah Kota Tasikmalaya bergerak cepat mengambil langkah strategis guna memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang bertujuan mempererat sinergi antar daerah dalam menjaga ketersediaan pangan.
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyatakan bahwa forum tersebut merupakan momentum krusial untuk menghadapi tantangan sektor pertanian.
Salah satu ancaman utama yang menjadi sorotan adalah musim kemarau yang diprediksi akan berlangsung lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya.
“Rakornas ini menjadi ruang koordinasi yang sangat penting. Kita harus siap menghadapi potensi kemarau panjang agar produktivitas pertanian tetap terjaga dan kebutuhan pangan masyarakat bisa terpenuhi secara berkelanjutan,” ujar Viman, Rabu (22/04/2024).
Langkah Antisipatif di Lapangan
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota memaparkan sejumlah langkah nyata yang akan segera ditempuh di Kota Tasikmalaya, di antaranya, Penguatan Sistem Irigasi. Memastikan aliran air menjangkau lahan secara merata.
“Jaringan Distribusi Air. Pembangunan infrastruktur pendukung pengairan.
Program Pompanisasi: Penyediaan pompa air untuk mendukung ketersediaan air di lahan-lahan pertanian yang rawan kekeringan,” tambahnya.
Menurut Viman, dengan optimalisasi sarana pendukung tersebut, stabilitas produksi tani diharapkan tidak hanya terjaga, tetapi juga mampu mendorong peningkatan hasil panen.
“Kami mendorong optimalisasi pengairan. Dengan sistem yang baik, kita optimistis hasil panen tetap stabil, bahkan bisa meningkat hingga dua sampai tiga kali dalam setahun,” ujarnya.
Viman menegaskan bahwa kunci utama menjaga ketahanan pangan adalah koordinasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah serta perencanaan yang matang di lapangan.
“Dengan kolaborasi yang kuat dan langkah yang terukur, kita berharap ketahanan pangan tetap terjaga dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. Asron
