Aksi Sosial RPM, Bagikan Ratusan Takjil di Bunderan Jalan KHZ Mustafa

 78,085 total views

Aksi Sosial RPM, Bagikan Ratusan Takjil di Jalan KHZ Mustafa | Suslia

Kota, Wartatasik.com – Sebuah komunitas motor Racing Pilots Moon (RPM) melakukan Bhakti sosial bagi bagi ratusan takjil di sekitar bundaran Hz Mustofa.

Kegiatan amal tersebut ditutup dengan buka bersama di salah satu Rumah Makan di jalan terusan BCA, Jumat (29/04/2022).

RPM berdiri di kota Tasikmalaya pada tahun 2011 dan mengalami kevakuman hingga dibentuk kembali kepengurusan pada tahun 2019, karena masa jabatan ketua adalah 2 tahun maka di tahun 2021-2022 sudah menunjuk kembali ketua baru.

Ketua terpilih periode ini Ragil Reksaputra mengatakan, bahwa kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan dan seakan menjadi sebuah kewajiban komunitasnya dalam hal berbau sosial.

Ragil menyebut, sebelumnya RPM berkolaborasi dengan beberapa komunitas kaitan penggalangan dana korban gunung Semeru menyantuni anak yatim santri dan bahkan memberikan santunan kepada Orang Dengan Gangguan Jiwa(ODGJ).

“Kali ini di bulan penuh hikmah di bulan ramadhan kami berinisiatif bagi bagi takjil kepada sesama umat dan berlomba di dalam kebaikan apalgi ini hari Jumat,” ungkapnya.

“Alhamdulillah takjil kali ini ada sekitar ratusan yang di bagikan dengan sasaran pengguna jalan dan warga sekitar yang kebetulan lewat jalan Hz ini,” tambah Ragil.

Ie mnejelaskan, dalam berbagi ini sumber dana yang di kumpulkan adalah murni dari anggota tanpa ada donatur ataupun minta sumbangsih keluar

“Kalaupun organisasi/komunitas kami di tahun 2019 baru aktif kembali, tetapi maksud dan tujuan kami inshaalloh untuk kebaikan masyarakat, adapun untuk para anggota yang masuk di komunitas kami adalah kebanyakan dari orang orang otomotif,” ucapnya.

Klik like dan subscribe channel kami:

Disinggung kaitan geng motor yang marak terjadi di beberapa wilayah ketua RPM sangat menyayangkan dengan kejadian tersebut bahkan. Ia menyebut bahwa sebagian kegiatan bhakti sosial ini adalah pembuktian kepada masyarakat bahwa tidak semua komunitas motor seperti itu semua.

“Semoga stigma masyarakat sudah mulai berubah dan bisa membedakan antara geng motor yang memang seperti itu dengan komunitas yang memang tidak seperti itu,” harap Ragil.

“Dan berharap kegiatan bhakti sosial.ini tidak berhenti di tahun 2022 saja dan akan selalu ada, yang terpenting adalah berbuat yg benar baik sesuai dengan aturan negara,” tutupnya. Suslia

Related posts