Buka Musrenbang Dinkes, Wali Kota Tasik: Optimalkan Sicetar

 18,284 total views,  4 views today

Wali kota Tasikmalaya saat membuka Musrenbang bidang kesehatan | Suslia

Kota, Wartatasik.com – Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman buka langsung Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sektoral bidang kesehatan yang berlangsung di Hotel Grand Metro, Rabu (26/02/2020).

Tema yang diusung yaitu tingkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan menurunkan angka kematian dan kesakitan sebagai upaya meningkatkan SDM unggul Kota Tasikmalaya.

Wali Kota Tasikmalaya mengatakan, program kedepan bidang kesehatan lebih fokus kepada kualitas kesehatan dan pelayanan optimal dan kesigapan dalam rangka kedaruratan dengan Si Cetar 119.

“Adapun Angka Kematian Anak (AKA) dan Angka Kematian Ibu (AKI) di Tasikamlaya sudah rendah dengan target tidak ada lagi angka kematian dan salah satu programnya adalah antisipasi pola hidup sehat, kesling, promotif, pomkes dan perprentifnya,” ungkap Wali Kota saat diwawancara usai Musrenbang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Uus Supangat menyebut, dalam musrenbang ini banyak hal yang ingin dicapai dan kesempatan dengan beberapa program yang harus terakselerasi untuk tahun 2021.

“Ada empat program besar yaitu penurunan AKI dan AKB, stunting, akses dan mutu layanan kesehatan, pemenuhan alkes dan pemenuhan obat obatan serta jaminan pembiayaan kesehatan,” paparnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya | Suslia

Lanjut dr Uus, dari komisi IV dan pemerintah daerah sangat mendukung untuk secepatnya menuntaskan pencapaian atas indikator jaminan pembiayaan kesehatan.

Adapun untuk akses dan layanan akan melanjutkan pembangunan dua rumah sakit yaitu Dewi Sartika dan di Purbaratu dengan target tahun 2022 sudah operasional. Selain itu tambahnya, juga untuk puskesmas semuanya sudah terenovasi dan relokasi puskesmas Purbaratu juga tidak boleh hilang.

“Kesehatan adalah menjadi terpenting dan urusan wajib, karena penilaian IPM (indeks pembangunan manusia) untuk peningkatan kualitas SDM yang akan datang yang menjadi salah satu urusan wajib di pemerintahan,” ujarnya.

Untuk target tahun 2020 kata dr Uus, adalah ODF, mengintervensi stunting juga pembangunan dua puskesman di Cibeureum dan Tamansari yang diharapkan sudah maksimal 100%.

“Kami berharap akselerasi ODF, mudah mudahan di tahun 2020 kurang lebih stimulan yang akan diberikan 2100 lebih menciptakan sanitasi yang sehat,” pungkasnya.

Nampak hadir dalam Musrenbang ini anggota DPRD, seluruh kepala puskesmas se-Kota Tasikamlaya, Ketua PMI, Ketua IBI dan tamu undangan lainnya. Suslia.

Related posts