Nampak BNN sampaikan materi bahaya narkoba dan HIV-AIDS | Suslia

Kab, Wartatasik.com -Forum Milenial Tasikmalaya (FMT) bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) adakan sosialisasi bahaya pengguna narkoba dan HIV-AIDS di SMK Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (07/09/2019).

Kegiatan itu mengusung tema Membangun generasi muda yang berkarakter kritis dan bebas narkoba untuk kemajuan bangsa.

Koordinator FMT Ilham Syawwaldin menyampaikan, pihaknya kedepan akan melakukan sosialisasi ke tiap sekolah menengah untuk memberikan edukasi kepada siswa mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Insya Allah FMT terus berkelanjutan untuk memberikan edukadi kepada pelajar tentang bahaya narkoba,” kata ia.

Nampak siswa SMK Singaparna mendengarkan pemaparan dari Koordinator FMT | Suslia

Ilham ingin kedepannya generasi milenial Tasikmalaya usia produktif 15-25 tahun, bisa menjadi generasi yang inovatif dan kreatif dalam menyongsong Indonesia emas 2045.

Ditempat sama, Ridwan Kasi Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN menyebut, data tahun 2019 pengguna Narkotika di Jawa barat (Jabar) kurang lebih 800 ribu orang, dengan mayoritas pengguna generasi milenial atau produktif usia 15-25 tahun.

Ia menambahkan, salah satu upaya BNN untuk pencegahan terhadap penyalahgunaan Narkoba, yaitu rutin melakukan kegiatan sosialisasi dan razia di tempat-tempat hiburan malam

“Kami merasa terbantu dengan adanya komunitas-komunitas seperti ini, BNN sendiri pun rutin mengadakan sosialisasi dan razia,” ucapnya.

Salah satu Kesiswaan SMK Singaparna Opan Nurul Amin mengaku antusias dengan kegiatan sosialisasi anti Narkoba.

Sebab terangnya, kedepannya generasi muda bisa menjauhi dan memberikan informasi kepada teman-temannya bagaimana dampak negatif dari pergaulan bebas dan narkoba

“Saya merasa senang dengan kegiatan seperti ini, setidaknya siswa dapat mengetahui bahaya narkoba dan kenakalan-kenakalan remaja,” tandasnya. Suslia.