Jadi Irup, Rektor Unsil Ingin Peserta PBN Jadi Tulang Punggung Bangsa dari Ancaman

Pendidikan Bela Negara (PBN) mahasiswa Universitas Siliwangi (Unsil) tahun 2020 dibuka langsung oleh Rektor Unsil Prof Dr Rudi Pribadi Ir. Ms yang diikuti sekitar 2803 peserta | Jang

Kota, Wartatasik.com – Pendidikan Bela Negara (PBN) mahasiswa Universitas Siliwangi (Unsil) tahun 2020 dibuka langsung oleh Rektor Unsil Prof Dr Rudi Pribadi Ir. Ms yang diikuti sekitar 2803 peserta.

Dalam sambutannya Rektor Unsil Tasikmalaya Prof. Dr. H.Rudi Priyadi,Ir.M.S menyampaikan, Indonesia sebagai salah satu negara ekuator memiliki potensi kekayaan alam (hayati) dan non hayati yang berada di permukaan dan di bawah perut bumi yang sangat beragam dan
melimpah.

Hal ini kata ia, akan menjadi arena persaingan kepentingan nasional berbagai Negara. Untuk itu diperlukan langkah-langkah antisipasi dan persiapan yang matang agar bangsa Indonesia mampu menjamin tetap tegaknya keutuhan dan kedaulatan NKRI.

“Mahasiswa sebagai generasi muda merupakan tulang punggung bangsa yang harus menyadari bermacam tantangan dan ancaman bangsa tersebut untuk kemudian bersatu padu dan bersinergi menjaga keselamatan bangsa Negara,” ungkapnya saat menjadi Inspektur Upacara PBN , Senin (27/01/2020).

Lanjut Rektor, sebagai kader bela negara mahasiswa harus dapat mempertahankan negara kesatuan di bawah Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan semboyan Bhineka Tunggal Ika.

Menurut Rektor, hakekat bela negara yang sesungguhnya adalah semangat untuk membangun bangsa dan Negara Indonesia demi kemajuan, kesejahteraan dan keadilan, menuju masyarakat Indonesia yang madani serta bermartabat.

“PBN yang setiap tahun kita laksanakan ini diharapkan mampu meminimalisir pergeseran ideologi, ekonomi, sosial,budaya, bahkan pertahanan dan keamanan,” ujarnya.

Tambah Rektor, Indonesia sebagai bangsa yang pluralis harus dapat memanfaatkan segala potensi untuk mempertahankan keutuhan bangsa dan membuat bangsanya semakin kompetitif, mandiri, serta sejahtera.

Lantaran itu, sangat diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang menjadi sumber kekuatan pemersatu bangsa yang tidak hanya kompeten, tetapi juga nasionalis, memiliki kepedulian sosial, dan inovatif.

Adapun terkait dengan karakter Bangsa, perguruan tinggi mengembangkan empat karakter yang dikembangkan meliputi pendidikan olah pikir, olah hati, olah raga dan olah rasa/karsa sehingga menjadi individu yang cerdas/kreatif, jujur bertanggungjawab, tangguh, disiplin dan peduli suka menolong.

“Melaui PBN ini diharapkan peserta didik memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan dasar berkenaan dengan hubungan antara warga negara dengan negara serta menjadi warga negara yang dapat diandalkan oleh bangsa dan Negara,” pungkasnya.

Turut hadir dalam upacara pembukaan PBN diantaranya Wali Kota Tasikmalaya, Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Rektor Universitas Negeri Siliwangi Tasikmalaya, Dandim 0612/ Tasikmalaya, Kasbrigif Raider 13/1/Galuh Kostrad.

Selanjutnya, Danlanud Wiriadinata Tasikmalaya, Kapolresta Tasikmalaya diwakili oleh Kasubda, para Rektor Unsil, para Dosen Unsil dan para pelatih PBN Unsil 2019/2020. Wan.K/Jang.

Berita Terkait