Musancab V Serentak, Sekjen PDI P Jabar Ingin Kadernya Nyalon Pilkada Kota Tasik

 13,420 total views

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya H Muslim | Suslia

Kota, Wartatasik.com – PDI Perjuangan menggelar Musyawarah Anak Cabang Serentak (Musancab) V se-kota Tasikmalaya di aula Serba Guna DPRD kota Tasikmalaya, Sabtu (02/01/2021).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya H Muslim menjelaskan, acara Musancab V sesuai dengan peraturan partai no 9 tahun 2019,” mekanisme dalam menentukan KSB sesuai dengan peraturan partai yang sudah dijalani ada penjaringan mulai dari ranting PAC dan DPC dari 10 kecamatan,” ungkapnya.

Adapun kata Muslim, tentang konsolidasi partai di kota Tasikmalaya sudah selesai, siklus kepemimpinan sendiri diatur oleh AD ART partai perlima tahun sekali, juga sebagai tindaklanjut kongres V di Bali bahwa pembentukkan struktur ranting anak dan PAC melalui Musancab.

“Dari DPC mengusulkan ada 8 orang tiap kecamatan, kalau DPD melakukan test and propertest yang ke 8 orang tersebut. Dan DPD lah yang menetukkan KSB langsung dari Bandung,” ujarnya.

Katanya, nanti KSB menentukkan jajaran pengurus sebanyak 11 orang dan diberi waktu 6 bulan untuk konsolidasi pembentukkan anak ranting, “Jika belum bisa membentuk anak ranting akan di lakukan evaluasi oleh DPD,” tambah Muslim.

PDI Perjuangan menjadikan partai pelopor harus ada pengurus ke anak ranting dan menjadi corong masyarakat. Maka ini menjadi tugas pengurus serta berakhir dengan pembentukkan PAC.

“Ya, untuk mempersiapkan memenangkan pilkada tahun 2022, 2023 2024 juga pemilu legislatif 2024 dan target sekarang ada sekitar 8 korsi,” tutur Muslim

Sementara itu, Sektretaris DPD Jawa Barat Ketut Sustiawan sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini yang berjalan mulus dan khidmat dengan menggunakan protokol kesehatan.

“Melalui konsolidasi ini, akan terbentuk struktur partai PAC ranting dan anak ranting lengkap PAC nya, sebelas orang rantingnya sembilan dan anak rating lima orang, siap untuk menyongsong perhelatan politik kedepan,” ungkapnya.

Menurut Ketut, Pilkada di Kota Tasikmalaya diharapkan ada para kader PDIP yang maju sebagai calon wali kota, atau wawali kota, sehingga itu yang di maksudkan bisa mengikuti jejak kabupaten Tasikmalaya.

“Saya berharap bisa mengembalikan. kursi yang hilang, maksimal bisa lebih dari yang kemarin dan berharap konsoslidasi ini berlanjut dengan proses kaderisasi yang lebih baik,” harap Ketut.

Dijelaskannya, PDI P ini jauh lebih baik dengan kedisiplinan kehadiran dan pembenahan akan terus-menerus tentang SDM kader pemahaman terhadap perubahan dinamika sosial politik.

“Yang kita kedepankan adalah musyawarah dan sebagai partai pelopor mekanismenya pun bisa di ubah dan ini direspon dengan baik,” pungkas Ketut. Suslia.

Related posts