Pasca Pandemi, Walking Tour jadi Alternatif Wisata Gaya Baru

 173,145 total views

Pasca Pandemi, Walking Tour jadi Alternatif Wisata Gaya Baru | Ist

Kota, Wartatasik.com – Geliat pelaku pariwisata di kota Tasikmalaya mulai berupaya bangkit setelah sekian lama pasca pandemi tidak bisa beraktivitas.

Sektor pariwisata adalah salah satu yang paling terkena dampak musibah covid19 karena pembatasan mobilitas masyarakat. terutama banyak destinasi wisata yang di tutup di berbagai daerah terutama di tasikmalaya.

Setelah sekian lama pariwisata ini tidak ada aktivitas, sejumlah para pelaku wisata yang bergrak di bidang tour guide ini melakukan kegiatan Walking Tour di Destinasi wisata Situ Gede yang berada di kecamatan Mangkubumi.

Walking Tour ini adalah aktivitas wisata jalan kaki berkeliling di sekitar destinasi wisata yang di temani guide atau pemandu wisata sambil bercerita diantarnya Storyteling, Storyseling dan Storymonic, Jumat kemarin (15/10).

Walking Tour ini bermula dari tempat parkiran jogging trak Situ Gede kemudian dilanjutkan mengelilingi pinggir situ, setelah itu ke tengah pulau situ menggunakan perahu untuk sampai ke situs Makom Eyang Prabudilaya dengan simulasi guide bergantian di setiap tempat yang berbeda.

Kegiatan ini di harapkan untuk mengasah kemampuan dan pengetahuan para Tour Huide setelah sekian lama tidak ada aktivitas wisata.

Masyarakat sekitar menyambut baik kerana sebelumnya belum pernah ada walking tour tour yang di temani langsung oleh guide, secara tidak langsung kegiatan ini memberikan edukasi konsep wisata yang baru bagi para pengelola serta sadar wisata kepada masyarakat.

Tidak hanya itu, salah satu owner Katara Ervan Kurniawan pun ikut mensuport penuh kegiatan ini. Ia mengatakan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan menambah jam terbang, sehingga akan mengasah skil dan wawasan dalam memandunya akan lebih baik lagi.

“Serta kegiatan ini akan terus di lakukan serta di dukung dari pihak pihak yang lainnya supaya menciptakan SDM Pariwisata yang berkualitas sehingga akan menciptakan daya Tarik destinasi wisata berbeda,” ujar Ervan, Minggu (17/10/2021).

Kemudian, dirinya mengajak kepada masyarakat yang lainnya untuk ikut dalam kegiatan ini, supaya lebih mengenal daerah sendiri di banding daerah orang lain.

Insya allah kegiatan ini memiliki konsep dan gagasan yang luar biasa sehingga akan memberikan pengalaman baru berwisata di kota sendiri,” pungkasnya.

Kegiatan ini akan dilaksanakan satu minggu sekali dan terbuka untuk umum, khususnya warga Tasikmalaya. Tidak hanya walking tour di satu tempat melainkan di beberapa tempat serta banyak kegiatan wisata lainnya di antaranya bersepedah dan riding. EQi.

Related posts