Peringati Hari Lahir Pancasila, Kodim 0612/Tasikmalaya Ajak Amalkan Nilai dalam Tindakan Nyata

Foto: dok Kodim 0612/Tasikmalaya

​Kota, Wartatasik.com – Ratusan prajurit TNI, Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Kodim 0612/Tasikmalaya, serta personel Satuan Badan Pelaksana (Satbalak) memadati Lapangan Gedung Juang 45, Kota Tasikmalaya, Senin (1/6/2026) pagi.

​Kehadiran mereka guna mengikuti Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung penuh khidmat dan berwibawa.

​Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim memimpin langsung jalannya upacara.

Momentum ini bukan sekadar seremonial mengenang sejarah, melainkan refleksi bersama bahwa di tengah dinamika zaman yang bergerak cepat, Pancasila tetap menjadi pijakan kokoh bagi bangsa Indonesia untuk menjaga persatuan.

​Dalam kesempatan tersebut, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim membacakan amanat tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Di sampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk memastikan api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap warga negara.

​Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini membawa pesan mendalam.

Pancasila dinilai bukan hanya relevan untuk menjaga keutuhan domestik Indonesia yang majemuk, tetapi juga memegang peran strategis dalam mendorong terciptasnya perdamaian di kancah global.

​”Pancasila adalah bintang penuntun yang terbukti mampu menjaga Indonesia tetap bersatu di tengah keberagaman. Di saat banyak belahan dunia menghadapi tantangan perpecahan dan konflik global, Indonesia terus membuktikan bahwa perbedaan adalah kekuatan, bukan alasan untuk terpecah,” amanat Kepala BPIP yang dibacakan Dandim.

​Lebih lanjut, amanat tersebut menegaskan tanggung jawab Indonesia dalam menciptakan ketertiban dunia, sesuai mandat Pembukaan UUD 1945. Lewat nafas musyawarah, kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial, Indonesia konsisten menjadi bagian dari solusi persoalan global, mulai dari pengiriman misi perdamaian hingga diplomasi internasional bagi bangsa-bangsa yang tertindas.

​Dandim mengajak bagi seluruh peserta upacara, peringatan ini menjadi pemantik semangat bahwa mengamalkan Pancasila harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

” Nilai-nilai luhur tersebut wajib hadir dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, kehidupan bermasyarakat, serta pengabdian total kepada bangsa dan negara” ucapnya.

​Dari Lapangan Gedung Juang 45 Kota Tasikmalaya, pesan kebangsaan itu kembali digaungkan: Indonesia akan tetap berdiri kokoh selama persatuan dijaga, gotong royong terus hidup, dan Pancasila tetap menjadi cahaya penuntun menuju masa depan. Asron

Berita Terkait