DR. H.  Anton Charliyan | doknet

Profil, Wartatasik.com – Beliau adalah H. Anton Charliyan, satu-satunya sosok calon Wakil Gubernur Jawa Barat yang berpasangan dengan TB. Hassanudin menjadi daya tarik tersendiri untuk dijadikan bahan perbincangan dan ataupun diskusi ditengah masyarakat. Bagaimana tidak, dari namanya saja Anton Charliyan juga diperbincangkan, karena melihat dari nada (logat) dan gaya bicara bahasanya kesundaan sekali, sangat bertolak belakang dengan namanya yang kebarat-baratan.

Ditunjang lagi dengan potongan wajah yang nampak bukan orang asli Sunda, padahal beliau adalah asli putra daerah parahyangan tepatnya Kota Tasikmalaya. Dari logat khasnya itulah Abah (sapaan akrabnya) bagi masyarakat, tak terkecuali warga Jakarta sangat dikenal sebagai Polisi kocak, santun dan religius.

Selain itu masyarakat sangat mengaguminya semasa menjabat beberapa posisi penting di Kepolisian yang dimana telah menorehkan berbagai macam prestasi.

Meski demikian Abah tidak serta merta menjadi sosok yang sombong dan ataupun angkuh dengan segudang prestasi yang dimilikinya, melainkan Abah menjadi sosok perangkul, mengayomi masyarakat dengan selayaknya seorang Bapak kepada anaknya.

Tak diragukan lagi, Abah Anton sangat peduli dengan generasi muda (adanya ungkapan Siapa Kamu Wahai Pemuda, Pemuda adalah Masa Depan Bangsa, Pemuda adalah Investasi Bangsa).

Terbukti dengan keterlibatannya sebagai pembina dari lebih 30 dan komunitas pemuda dan organisasi kemasyarakatan, diantaranya Matan (Mahasiswa Tarekoh Nasabandyah ) Pekat Indonesia bersatu, WN 88 , GMP Jabar, Margaluyu 151, PS Pajajaran, PS Siliwangi, Otomotif Moonraker, Vespa, VW , Paguyuban Adeg Hanjuang, Manggala Garuda putih, Barisan Bung karno, Benteng berkarya, Pospera, Wanoja, Gaib, LSM GMBI, Forum Pemuda Kamtibmas, KBP POLRI, Laskar Dewa, Laskar NKR, Gerakan Pramuka Jabar, Kalbar, BBC, Forum Paseh Bersatu, PS Maung Lugay Pusaka, Lembur Kuring Kalteng, Sulsel, Pastapa, Reaksi Cepat wanita, dan masih banyak lainnya. Dan Beliau sangat berpihak pada kaum berkebutuhan khusus atau disabilitas dan mampu memberi solusi dan angkat harkat, derajat kaum wanita. asron  

Facebook Comments
BAGIKAN