Program Pembangunan Dinas Perawaskim Kota Tasik Lainnya: Bidang Pertamanan dan Makam

 7,600 total views

Nampak Sekretaris Dinas Perawaskim Dudi Holidi bersama Kabid Pertamanan dan Pemakaman Dedi Hermawan beserta pegawai lainnya | Asron

Kota, Wartatasik.com – Selanjutnya program pembangunan sukses lainnya Dinas Perumahan Rakyat dan Pengawasan Pemukiman (Perawaskim) Kota Tasikmalaya melalui Bidang Pertamanan dan Pemakaman.

Kepala Dinas Perawaskim Kota Tasikmalaya Yono S Karso mengatakan bahwa jumlah taman pemakaman yang dikelola oleh Pemkot saat ini hanya ada tiga lokasi Aisha Rasidah, Cinehel dan Cieunteung.

“Masing-masing memiliki luas, untuk Cieunteung seluas 2 hektar, Cinehel 4,5 hektar dan Aishah Rasidah 6,3 hektar,” tuturnya, Rabu (16/10/2019).

Disamping itu juga ada makam lainnya tambah Yono, setelah diverifikasi dari 69 kelurahan ada 101 Hektar namun sifatnya dikelola oleh RW atau desa, ada juga makam di perumahan sesuai fasum fasos dua persen lahan dari seluruh lahan

“Untuk Kondisi sekarang di Cieunteung memang penuh,  di Cinehel masih ada (belum terlalu penuh). Tapi pak Wali Kota telah menyiapkan lahan untuk pemakaman baru di Kota Tasikmalaya yakni di Aisa rasidah,” imbunya.

Diharapkan katanya lagi, manakala nanti Cinehel dan Cieunteung penuh tentunya akan memanfaat secara maksimal tempat pemakaman Aisha Rasidah di Tamansari.

“Walaupun memang sementara ini, pemakaman di kota Tasik belum begitu jadi masalah. Karena masyarakat Tasik Insyaallah tidak akan kesulitan untuk memakamkan warga atau keluarga yang meninggal. Karena tadi, tempat pemakam ada yang dikelola diluar Pemerintah,” katanya.

Aisha Rasidah sendiri tutur Yono, telah disiapkan lahan untuk orang gila yang meninggal, atau warga tanpa identitas, tertabrak yang susah bingung dimakamkan dimana, “Kita sudah koordinasi dengan Dinas Sosial,” ujar Yono.

 

Klik berita terkait >>> Program Pembangunan Dinas Perawaskim Kota Tasik Lainnya: SPAM, Kotaku dan Jalan Lingkungan

klik juga >>> Kadis Perawaskim Beberkan Program Pembangunan, Diantaranya Fasilitasi Fasum Fasos dan Rutilahu

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Pengawasan Pemukiman (Perawaskim) Kota Tasikmalaya Yono S Karso | asron

“Sebenarnya, pihak Pemkot punya keinginan memiliki rencana lahan pemakaman ditiap titik seperti barat, utara dan selatan. Namun terbentur anggaran itu belum bisa terlaksana,” ucapnya.

“Nah sekarang dalam rangka perubahan RTRW/RDTR, kita sudah mem plot terkait penyediaan fasum fasus lokasinya diarahkan lahan pemakaman yang lokasinya berdekatan dengan lokasinya. Sementara ini kita belum pernah mengusulkan pembebasan lahan untuk pemakaman. Kebutuhan belum terlalu mendesak,” tambahnya lagi.

Mengenai Taman terang Yono, jumlah di Kota Tasik taman aktif tidak lah banyak, hanya Alun alun, Tamkot, Dadaha, taman warga di Cigeureung.

“Disamping itu kita juga memiliki taman pulau jalan, sebanyak 18 taman pasif. Kami sangat mengharapkan karena tak kalah pentingnya partisipasi dari masyarakat untuk turut menjaga dan merawat taman yang ada di Kota Tasikmalaya,” imbuhnya.

Pada tahun 2018 pihaknya mendapatkan penghargaan kota layak anak kebutuhan, “Kala itu harus ada taman bermain. Pak wali perintahkan para lurah camat agar minimal satu taman manfaatkan tanah eks desa,” katanya.

Apalagi sekarang lanjut Yono, kelurahan punya anggaran sendiri yakni dana kelurahan, “Namun kami belum dapat informasi. Himbauan kami 2019 dan 2020, mudah-mudahan lurah camat dapat menyisihkan untuk pembangunan taman ramah anak. Untuk pengelolaannya oleh dinas atau kelurahan itu silahkan sesuai sistem yang berlaku saja,” pungkasnya. Asron

Berikut dokumentasinya >>>

Monev taman Balai Kota Tasikmalaya | dok Perawaskim
Monev taman median jalan oleh Kadis Perawaskim | dok Perawaskim
Area pemakaman Aisha Rasidah | dok Perawaskim

Related posts