Rutin Jumat Berkah, Dengan Berkeliling CCR Bagi bagi Nasi Bungkus

 15,919 total views,  590 views today

Rutin Jumat Berkah, Dengan Berkeliling CCR Bagi bagi Nasi Bungkus | Suslia

Kota, Wartatasik.com – Community Complex Republik (CCR) adalah suatu komunitas pengggiat sosial turut meramaikan jumat berkah dan berbagi dengan para kaum duafa di sekitaran kota Tasikmalaya.

CCR dibentuk sekitar bulan Mei, namun aksi sosialnya sudah mulai terdengar di telinga masyarakat, karena agenda rutinnya selama dalam satu bulan CCR ini intens menggelar bhakti di tiap minggu kesatu dan ketiga.

Ketua CCR Firman Sujadi menjelaskan, agenda rutinnya adalah berbagi dalam bentuk apapun dan penerima manfaatnya tidak hanya kaum duafa, tetapi yayasan panti asuhan, masjid yang tengah di bangun, madrasah.

CCR terang Firman, sering rolling di seputaran kota Tasikmalaya dan baksos ini adalah kesekian kalinya berbagi di Jumat berkah. Untuk hari ini rolling dari Masjid Agung hingga titik terakhir di pasar rel pasar lama.

“Ada 80 bungkus nasi yang kami berikan siang ini kepada para pedagang kecil, asongan, pedagang kaki lima dan lainnya,” ungkapnya Jumat (20/11/2020)

Baksos ini lanjut Firman, adalah bentuk kepedulian CCR, apalagi masih di musim pandemi tak lupa juga pihaknya menerapkan protokol kesehatan serta memberikan sedikit edukasi terkait Covid 19 yang masih melanda.

“Mungkin setidaknya di hari ini bisa membantu mereka, meski tidak seberapa tetapi buat mereka yang tidak punya betapa berharganya sedikit meringankan beban di hari ini,” tutur Firman.

CCR berharap, warga pra sejahtera lebih semangat dalam menghadapi hari hari yang mereka jalani tanpa putus asa bahwa ternyata di musim serba kesulitan ini mereka harus tetap berikhtiar dalam memperjuangkan keluarganya.

“Kami datang memberikan sedikit bantuan, setidaknya untuk hari ini beban mereka sedikit berkurang dan kami lilah menjalankannya,” imbuh Firman.

Beberapa waktu ke belakang jelas Firman, bahwa komunitasnya pun memberikan santuan kepada yayasan panti asuhan yang ada di Kersanegra Rumah Tahfizd Nurul Milah sekitar 36 anak yatim piatu.

“Juga masjid yang tengah di bangun di daerah Sukarindik, berupa alat bangunan dan ke yayasan panti jompo berupa makanan serta alat kesehatan,” tambah Firman.

Pihaknya mengaku, CCR sebelumnya melakukan pendekatan kepada masyarakat dan bantuan yang diberikanpun sesuai dengan kebutuhan yang mereka butuhkan.

Adapun kata Firman, sumber dana yang CCR salurkan adalah swadaya dari anggota yang kurang lebih ada sekitar 15 orang. Namun ada pula donatur yang memberikannya kepada CCR.

“Kedepan kami berharap, karena ini adalah agenda rutin, semoga ada pihak yang mau kerjasama ataupun menjadi donatur tetap kami,” pungkasnya. Suslia

Related posts