Sejumlah Rumah Warga di Dusun Sukamanah Terendam Banjir

 9,639 total views

Salah seorang penghuni rumah sedang sakit, dievakuasi ke puskemas Panumbangan | Wan.K

Kab, Wartatasik.com – Sejumlah rumah warga Dusun Sukamanah Desa Sukaresik Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya terendam air setinggi satu meter.

Hal itu lantaran luapan air sungai akibat guyuran hujan berintensitas tinggi yang terus menerus pada Rabu pukul 03.00 Wib.

Menurut keterangan kepala dusun Sukamanah Yayah mengungkapkan, pada dasarnya meluapnya air sungai tersebut kepemukiman warga bukan saja dari guyuran hujan.

“Akan tetapi cara membuang sampah sembarang ke sungai Ciupih tersebut, itu sangat berakibat pada terjadinya sumbatan air,” ucapnya, Rabu (10/06/2020).

Yayah menyebut, ada delapan rumah yang terendam air dengan kerugian material ditaksir sekitar Rp 60 juta. Mirisnya lagi kata ia, ada pemilik rumah warga yang terkena banjir yang sedang sakit.

Berikut cuplikannya:

“Kami secepatnya menghubungi Kepala Desa Sukaresik. Alhamdullilah langsung di evakuasi, di bawa ke Puskesmas Panumbangan yang terdekat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kades Sukaresik Sriyosep menuturkan, banjir luapan air dari sungai Ciupih dianggap jadi langganan meliputi satu kedusunan di Rt 01 dan ada delapan rumah yang kena.

“Kebetulan semalam hujan sangat deras sekitar pukul 03:00 Wib. Air dari sungai sudah mulai meluap dan kita pagi pagi melihat sekaligus mengantisipasi. Kebetulan salah satu warga yang bernama agus tersebut terendam kondisinya lagi sakit,” papar Kades.

Sriyosep melanjutkan, warga yang sakit langsung dilarikan ke Puskesmas Panumbangan, pasalnya untuk ke Puskesmas Sukaresik terhambat komunikasi. Hasilnya kaget, karena Agus ini kadar gulanya 600.

“Agus ini sudah nganggur lama dampak Covid 19, kita galang dana untuk sembako. Apalagi rumahnya terendam paling parah sekitar satu meter lebih,” bebernya.

Sriyosep meminta semua pihak untuk membantu penanganan kondisi sakit Agus, sebab yang bersangkutan tidak memiliki BPJS Kesehatan sehingga bingung dalam pembiayaan.

“Kita mencoba mengetuk hati ke para donatur atau para agnia untuk bisa membantu meringankan beban keluarga Agus,” pungkasnya. Wan.K

 

Related posts