Penyerahan piagam penghargaan dari FISIP kepada Green Peace | Suslia

Kota, Wartatasik.com – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) menggelar seminar dan talkshow hubungan internasional festival dengan mengambil tema kemanusiaan dan lingkungan di Universitas Siliwangi (Unsil), Sabtu (30/11/2019).

Koordinator acara M Yusyia Ramansyah mengatakan, acara ini mengundang Green Peace selaku organisasi non goverment yang bergerak di bidang lingkungan untuk menimbulkan rasa peduli akan lingkungan dan kemanusiaan dalam konteks internasional.

“Ya, untuk mengubah fakultas ini menjadi galeri seperti musiem. Tak ada target secara kuantitif cuma ada target dari konsep kita untuk kita agar mahasiswa ini teredukasi dari materi green peace sehingga mengetahui isu kemanusiaan dan lingkungan,” ucap Yusyia.

Pihaknya lanjut ia, mengundang 10 SMA di Kota Tasikmalaya yang diharapkan menumbuhkan seseorang sadar bahwa dimulai dari diri sendiri dan output yang ingin dilakukan saat ini.

Galeri terkait lingkungan hidup dan kemanusiaan | Suslia

“Kami berharap orang yang datang di seminar mulai sadar bahwa pentingnya menjaga lingkungan dan menyikapi permasalahan secara global menjadi aktif terhadap suasana lingkungan dan efek dominonya mereka menyampaikannya lagi,” ujarnya.

Sementara itu pemateri Green Peace Asep Komarudin menyebut berdasarkan tim kampanyenya penggunaaan
pengurangan plastik melakukan green audit dan dibeberapa database masih di Jakarta dan kota besar lainnya, namun ia mengaku jika di Tasikmalaya belum melakukan riset.

Asep menerangkan, banyak hutan yang dijadikan cagar budaya dan wisata, tapi jangan sampai mengejar sektor parawisata sehingga hutan dijadikan manajemen pariwisata yang harus dihindari.

“Materi yang disampaikan yaitu isu tentang hutan, laut, batubara dan sangat berpengaruh kepada mahasiswa. Kami mengajak untuk mendorong pemerintah agar serius mengeluarkan kebijakan yang bisa melindungi lingkungan hidup,” pungkasnya. Suslia.

Loading...