Viral Kakek Tua tidak Tersentuh Bantuan, Kadinsos Kab Tasik Akui Baru Tahu

 18,353 total views,  2 views today

Kadinsos Kabupaten Tasikmalaya | Blade

Kab, Wartatasik.com – Terkait Habid (70) warga Kp Nagrog Desa Padasuka Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya yang tinggal digubuk dan tak pernah tersentuh bantuan pemerintah, langsung ditanggapi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kab Tasikmalaya Roni A.S saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (29/01/2020).

Roni mengaku baru tau kabar ada warga (habid) usai diberitakandan dan setelah mendapat informasi tersebut ia langsung menugaskan kepada Kepala Bidang (Kabid) tim Jamsos (Jaminan Sosial) untuk mengirimkan stafnya mengecek ke lapangan.

“Saat ini pun pak Kasi bersama stafnya langsung turun ke lokasi. Kalaupun memang itu benar jompo ataupun lansia layak untuk mendapatkan bantuan, yah tentunya kita sebagai pemerintah akan sangat mengapresiasi dengan hal itu, kita akan respon dengan hal itu,” ungkapnya.

Menurut Roni, untuk mendapatkan bantuan seperti BPNT, PKH itu harus ada prosedurnya, pihaknya tidak bisa langsung, karena itu program pusat. Makannya Dinsos akan cek dulu masuk tidaknya ke Data Terpadu Kesenjangan Sosial (DTKS) sebagai salah satu syarat untuk mendaptkan bantuan program pemerintah.

Klik berita terkait >>> Miris Tinggal di Gubuk, Warga Asal Kp Nagrog Kab Tasik ini Luput Bantuan dari Pemerintah

“Kalau tidak masuk ke data DTKS, kita akan coba masuk untuk diusulkan tapi prosedurnya tetap mekanisme harus di tempuh, pertama yaitu dengan desa melaporkan kepada kami melalui program Sikenji, dan sebelum masuk ke Sikenji itu melalui Musyawarah Desa (Musdes) itu jangka panjangnya,” paparnya.

Roni tidak mau instant hanya sebatas memberikan bantuan sekarang sudah selesai, artinya bahwa ini bersifat berkesinambungan dan kalau memang tidak masuk ke DTKS, pihaknya akan coba masukan data Habid ke desa ada Sikenji

Disinggung kenapa yang bersangkutan tak terdata penerima bantuan, Roni bersyukur ada informasi seperti ini karena bisa membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Yang lebih tahu kondisi masyarakat itu RT, RW setempat berikut tokoh masyarakat untuk melaporkan kepada desa lalu desa di Musdeskan untuk dimasukan kepada dinas,” tandasnya. Blade.

Related posts