Bapenda Kota Tasik Pasang Alat Tapping Box, Pihak Hotel Sambut Baik

Penyerahan secara simbolis tapping box dari BJB ke Bapenda di hotel Harmoni | Asron

Kota, Wartatasik.com – Menindaklanjuti Arahan KORSUPGAH KPK, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tasikmalaya melaksanakan kegiatan pemasangan Alat Rekam Transaksi (tapping box) alat ini berfungsi untuk mencatat atau menangkap semua transaksi omset di Wajib Pajak, atau oleh printer point of sales dan terkoneksi langsung ke Server Bapenda.

Kepala Bidang PAD II Ir H Teten Rahlan MSi didampingi Kasubid Restoran Bapenda Kota Tasikmalaya Rd Dini Hariman, ST., M.Si., dan Kasubid Pajak Hotel, Hiburan H Dede Irfan Sani, SE, mengatakan pelaksanaan kegiatan pemasangan alat tapping box direncanakan empat hari dengan melibatkan dua tim, baik itu dari unsur instansi dan Bank BJB maupun teknisi IT.

“Kegiatan pemasangan tapping box dikhususkan kepada Wajib Pajak Hotel yang ada di Kota Tasikmalaya, namun ada penambahan dua restoran yang kami pasang yaitu Richeese dan Ichi bento,” ucapnya, Rabu (05/02/2020).

Dijelaskan Rd Dini Hariman, ST., M.Si, ada 26 tapping box yang dipasang yaitu 20 unit bantuan dari Bank BJB dan sisanya dari Pemerintah Kota Tasikmalaya. Sedangkan untuk tahun 2020 sudah dianggarkan sebanyak 50 unit tapping box.

“Intinya kita ingin meningkatkan pendapatan pajak daerah di Kota Tasikmalaya dan ini berlaku secara nasional, termasuk kota maupun Kabupaten,” ungkapnya.

Klik berita terkait >>> Maksimalkan Pajak Perhotelan, Bapenda Kota Tasik Segera Pasang Alat ‘Tapping Box’

Penyerahan secara simbolis tapping box dari Bapenda ke pihak hotel Asri | Asron

Ia menyebut, imbauan KPK untuk Pengembangan System Informasi yang menunjang peningkatan pendapatan.

Taping Box atau alat rekam transaksi tambahnya, selain dibuat regulasinya agar bisa difasilitasi oleh stakeholdernya (BJB). Atau Alternatif Kebijakannya, misalnya dengan pengalihan Pengelola Tapping Box tidak oleh BPPD tapi dilimpahkan oleh BJB lengkap dengan pengelolaan mulai dari pemeliharaan sampai SDM.

“Bank BJB juga kedepanya akan membantu dan mendukung terkait pengadaan Alat Rekam Transaksi (Tapping Box), tapi akan dilihat dulu perkembangannya, kalau memang ada peningkatan pendapatan naik, pihak BJB akan membantu sepenuhnya,” paparnya.

Sementara itu, Manager Hotel Harmoni Endang Herdiana saat diminta tanggapannya terkait pemasangan tapping box mengaku mendukung penuh langkah pemerintah.

Namun ia berpesan pihak pemerintah harus konsisten terutama dari segi informasi karena expentionnya harus jelas sehingga nyaman dikedua pihak jika koordinasi dulu sebelum ke lapangan.

“Kedua belah pihak harus saling support antara pemerintah maupun swasta, apalagi ini kan program nasional, semua harus rata dipasang. Meski ada plus minus, mungkin itu butuh proses jadi harus adaptasi dulu. Biar tertib administrasi, pajaknya juga kan untuk pembangunan daerah sendiri,” pungkasnya. Asron

Berita Terkait