Foto: Ist

Gresik, Wartatasik.com – Memasuki bulan Ramadhan 1440H, PT. Petrokimia Gresik (PG), anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebesar 909 ribu ton atau lima kali lebih banyak dari stok ketentuan minimum pemerintah (171 ribu ton).

Manager Humas PG Muhammad Ihwan F dalam keterangan pers-nya menyatakan bahwa stok tersebut terdiri dari pupuk jenis Urea sebesar 121 ribu ton, ZA 150 ribu ton, SP-36 188 ribu ton, NPK Phonska 359 ribu ton, Petroganik 91 ribu ton.

“Memasuki bulan Mei 2019, atau bulan Ramadhan 1440 H, sebagian daerah sudah memasuki musim tanam gadu atau musim tanam menjelang kemarau. Untuk itu, kami memastikan pada bulan puasa ini distribusi pupuk bersubsidi tetap berjalan seperti biasa,” ujar Ihwan.

Lebih lanjut Ihwan kembali mengajak para petani untuk dapat mengikuti dosis atau rekomendasi pemupukan berimbang agar hasil pertanian dapat mencapai produktivitas optimal dan efisien dalam penggunaan pupuk.

“Pemupukan berimbang ini sangat penting karena merupakan rekomendasi yang sudah teruji mampu meningkatkan hasil panen 1-2 ton per hektar dengan aplikasi pupuk yang paling efisien, sehingga petani bisa lebih menghemat pupuknya,” katanya.

Sedangkan untuk rekomendasi pemupukan secara spesifik, petani bisa mendiskusikannya dengan petugas penyuluh dinas pertanian setempat. Selain itu, PG juga memiliki Mobil Uji Tanah, yaitu sarana untuk menguji tingkat kesuburan tanah.

Ia mengatakan Petani bisa membawa sample tanahnya dan petugas akan meneliti, menganalisa, serta memberikan rekomendasi pemupukan yang tepat secara lebih spesifik, baik spesifik lokasi maupun komoditi.

“Mobil ini sudah kami luncurkan sejak tahun 2015 dan bergerak secara mobile di areanya masingmasing. Saat ini jumlahnya sebanyak 4 unit dengan area meliputi Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, NTB dan NTT,” jelasnya.

Manager Humas PG Muhammad Ihwan F | dokpri

Sementara itu Sekretaris Perusahaan Yusuf Wibisono memaparkan bahwa dalam penyaluran pupuk bersubsidi perusahaan berpedoman pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan), SK Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota Madya.

Perusahaan mendistribusikan pupuk bersubsidi berpegang teguh pada Prinsip 6 Tepat, yaitu Tepat Tempat, Tempat Harga, Tepat Jumlah, Tepat Mutu, Tepat Jenis, dan Tepat Waktu.

“Penyaluran ini dikawal oleh 77 Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP) dan 323 asisten SPDP kami di seluruh nusantara. Kami memiliki fasilitas distribusi 305 gudang penyangga dengan kapasitas total 1,4 juta ton, 652 distributor, dan 28.228 kios resmi,” ujarnya.

Terkait pengawasan, Yusuf menyebutkan bahwa perusahaan melalui petugas SPDP terus
meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait. Mulai dari Distributor, Dinas Pertanian, Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3), Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), TNI, dan aparat penegak hukum. Masyarakat juga dapat turut serta mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi.

“Jika masyarakat menemukan penyelewengan maupun peredaran pupuk palsu, langsung saja laporkan ke pihak berwajib,” tegasnya.

Pihaknya juga meminta agar para peminta untuk lebih waspada terhadap peredaran pupuk palsu dan tiruan.

Tak lupa Yusuf memperingatkan kepada produsen pupuk tiruan atau palsu untuk segera menghentikan dan/atau menarik dari peredaran, serta memusnahkan seluruh pupuk tiruan untuk menghindari tuntutan hukum, baik secara pidana maupun perdata, baik kemiripan produk secara keseluruhan maupun persamaan pada pokoknya.

“PG merupakan produsen pupuk anak usaha PT Pupuk Indonesia yang memiliki hak eksklusif atas merek dagang pupuk bersubsidi dan telah sah terdaftar dalam Daftar Umum Merek pada Direktorat Merek, Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia,” tutupnya.

Terpisah, salah satu distributor PT Petrokimia Gresik di Wilyah Tasikmalaya sekaligus direktur CV Generasi Bagja Sentosa Aan Hanafi menyampaikan bahwa seluruh distributor harus turut menjaga dan berkewajiban untuk menjaga stok

“Serta mengamankan penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan prinsip 6 tepat. Yaitu tepat waktu, harga, cara, jenis, tempat, dan mutu. Seluruh distributor PT Petrokimia Gresik di wilayah priangan timur umumnya siap melaksanakan tugas tersebut,” tandasnya. Asron