Iyus suami Neneng Anggela (kiri) dan Deni Nur Ali staf Disdukcapil Kota Tasikmalaya | Blade

Kota, Wartatasik.com – Tekad sembuh Neneng Anggela penderita kanker payudara atau Carcinoma Mammae patut diacungi jempol. Pasalnya meski sakit menyiksa diri namun ia bersama suaminya Iyus berangkat ke Kecamatan Bungursari naik motor dengan diikat kain samping untuk melengkapi administrasi kependudukan (adminduk) agar bisa difasilitasi pemerintah untuk ditangani intens di Rumah Sakit.

Tapi apa daya, Neneng Anggela tak kuasa menahan rasa sakit, sehingga terpaksa harus kembali kerumah dengan perasaan hampa bercampur sedih.

Ditemui wartatasik.com Iyus (33) mengaku akan melakukan perekapan sidik jari dan mata untuk melengkapi administrasi kependukan.

Lanjut Iyus, istrinya pernah tinggal di Kecamatan Bungursari dan untuk mempermudah proses kependudukannya, disarankan buatnya ke kecamatan Bungursari.

Klik berita terkait >>> Derita Kanker Payudara Kronis, Ibu Neneng Ingin Dirawat di RS: Tapi Kami Tidak Punya Biaya

Kali ini ditemukan, Neneng Anggela warga asal Desa Linggajaya kec Mangkubumi | dokpri

Tapi menurut pihak Kecamatan Bungursari, istrinya itu harus dibawa langsung. “Istri saya tak kuat nahan sakit, terpaksa dibawa pulang lagi,” ujarnya di kontrakannya Kp Cikurubuk RT 03/01 Kelurahan Linggajaya Kecematan Mangkubumi, Selasa (22/07/2019).

Menyikapi kronologis tersebut, dengan sigap Deni Nur Ali salah satu staff Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tasikmalaya langsung meluncur datang ke rumah Neneng Anggela.

Dikonfirmasi wartatasik.com, Deni menyebut jika melihat dari surat surat yang dimiliki Iyus, memang yang bersangkutan bukan penduduk Kota Tasikmalaya.

Ia pun akan berkoordinasi dengan Disduk Kab. Sukabumi agar administrasinya Iyus dan Neneng Anggela bisa segera diproses.

“Nanti saya konfirmasi dengan (Administrator Data Base) ADB-nya, lalu kalau SKP (Surat Keterangan Pindah) nya sudah ditarik nanti akan dibuatkan kependudukannya,” paparnya.

Pihak Disduk pun terang Deni, akan secepatnya memproses kependudukannya, sebab situasinya urgent sehingga Neneng bisa cepat dirawat di Rumah Sakit.

“Kalau besok SKP-nya bisa diterima, besok juga kependudukannya langsung jadi,” pungkasnya. Blade.