
Kota, Wartatasik.com – Memperingati Hari Bumi Sedunia 2026, Pemerintah Kota Tasikmalaya menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui rangkaian kegiatan aksi nyata yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Salah satu agenda utama yang menjadi sorotan adalah kegiatan “Ngarumat Hulu Cai” (Ngajaga Ngamumule Hulu Cai). Upaya pelestarian sumber air ini terus didorong bukan hanya sebagai seremoni, melainkan bagian krusial dalam menjaga keseimbangan alam dan keberlangsungan hidup warga Kota Resik.
Nilai-nilai kearifan lokal ini kembali diangkat sebagai pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kolektif yang harus dimulai dari sumber kehidupan, yakni air.
Tak hanya fokus pada pelestarian sumber air, peringatan Hari Bumi tahun ini juga diwarnai dengan aksi dukungan terhadap gaya hidup rendah emisi. Wali Kota Tasikmalaya turut berpartisipasi aktif dengan bersepeda (gowes) dalam rangkaian kegiatan Car Free Day (CFD).
Aksi bersepeda ini sejalan dengan arahan Kementerian Dalam Negeri untuk memasyarakatkan transportasi ramah lingkungan guna menekan polusi udara di area perkotaan.
Melalui momentum Hari Bumi Sedunia 2026, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Harapannya, aksi-aksi sederhana seperti tidak membuang sampah ke sungai dan beralih ke gaya hidup hijau bisa menjadi kebiasaan baru.
Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan masa depan Kota Tasikmalaya yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. Asron
