Keren, Hasil Karya Yadis Cloth asal Kota Tasik Tembus ke Luar Daerah

 41,957 total views,  1,257 views today

Pengusaha Muda Yadis Cloth asal kota Tasik ini sukses merambah keluar daerah | Redi

Kota, Wartatasik.com – Terus berkarya di masa produktifnya, pengusaha muda asal Kp Cijerah Kota Tasikmalaya ini bentangkan sayap usahanya ke luar daerah.

Tiap celah yang potensial menghasilkan pundi pundi rupiah selalu dimanfaatkan dengan baik oleh Yadi Supriadi (31) asal Kp Cijerah Kelurahan Karanganyar Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya.

Belum lama ini, pria yang masih lajang ini meneken kontrak kerja pengadaan barang salah satu sekolah modern berbasis islami di daerah Jawa Tengah.

Kepada Wartatasik.com, Yadi mengaku sudah tiga kali bekerjasama dengan Muhamadiyah Boarding School (MBS) Bumi Ayu yang beralamat di jalan Kauman, Brebes Jawa Tengah.

“Alhamdulilah, kontrak kerja ini sudah untuk ketiga kali saya kerjasama dengan MBS, semoga terus berkelanjutan,” ungkapnya saat ditemui di rumahnya, Selasa (16/06/2020).

Ragam pengadaan almamater sekolah khusus MBS sudah dikirim seperti baju batik, hijbul wathan, seragam putih biru. Namun untuk proses penjahitan, dilakukan oleh orang tua murid. Selain itu lanjut pemilik Yadis Cloth ini mengaku sudah mengantongi kerjasama untuk pengadaan seragam tingkat SMA MBS dan tinggal proses pengerjaan.

“Ada ratusan perlengkapan MBS tingkat SMP yang sudah dikirim, sedangkan untuk tingkat SMA baru puluhan atribut, sebab muridnya masih sedikit lantaran baru berdiri,” ujarnya.

Tak hanya itu, saat panasnya isu pandemi, Yadi juga sukses kerjasama dengan MBS dengan memproduksi masker kain berlogo sekolah. Mengingat usahanya yang beragam, dari mulai clothing, obat herbal, kopi, makanan, dirinya menyebut akan fokus disatu jenis usaha.

“Insya Alloh, saya sudah niatkan diri menggeluti pengadaan bahan seragam atau jenisnya dengan tahap awal blusukan ke tiap lembaga pendidikan,” tuturnya.

Apalagi terangnya, sekarang ini pihaknya akan memproduksi sendiri ditempat yang sudah disediakan, dengan memberdayakan tenaga jahit, packing barang dari warga lingkungan sekitar.

“Saya akan konsisten, dengan meneropong peluang emas, tentunya dengan satu usaha, agar lebih fokus,” pungkasnya. Asron.

Related posts