Pamflet Giat Istigosah | ist

Kota, Wartatasik.com – Banyak kelompok kepentingan jahat tak hentinya melakukan upaya ‘konspirasi jahat’ untuk menggagalkan pelantikan Presiden terpilih pada 20 Oktober 2019 besok.

Lantaran itu, Perhimpunan Pergerakan Pemuda Santri dan Mahasiswa Tasikmalaya serta PPJNA (Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis) ’98 mengadakan istigosah demi kelancaran pelantikan Presiden dan refleksi perjuangan mengawal agenda reformasi.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPPSM Ardiana Nugraha menyebut, kelompok jahat tadi
sekaligus ingin menjatuhkan Jokowi agar tidak bisa melanjutkan kepemimpinannya pada periode selanjutnya bersama KH. Maroef Amin.

Perhimpunan Pergerakan Pemuda Santri dan Mahasiswa Tasikmalaya serta PPJNA (Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis) ’98 mengadakan istigosah kelancaran pelantikan Presiden dan refleksi perjuangan mengawal agenda reformasi | dokpri

“Momentum Pelantikan Presiden dan Wakilnya adalah pintu gerbang emas dan hijrah nasional rakyat untuk menuju Indonesia Maju, mandiri dan sejahtera,” ujarnya di Aula Kantor Kesbang Kota Tasikmalaya, Jumat (18/10/2019).

Sementara itu Sekjen PPJNA 98 Abdul Salam Nur Ahmad mengaku bangga Jokowi lima tahun kedepan menjalankan pemerintahan.

Apalagi lanjut ia, wakilnya adalah KH Maroef Amin dari kaum santri Indonesia sekaligus tokoh ulama besar yang tak henti menjaga kebersamaan dan kedamaian bangsa.

“Kami mengajak seluruh rakyat Indonesia, khususnya pemuda, mahasiswa, santri Indonesia untuk merapatkan barisan, bersatu padu dan selalu berdoa mengawal pelantikan Presiden dan wakilnya,” ujarnya. Blade

Perhimpunan Pergerakan Pemuda Santri dan Mahasiswa Tasikmalaya serta PPJNA (Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis) ’98 mengadakan istigosah kelancaran pelantikan Presiden dan refleksi perjuangan mengawal agenda reformasi | dokpri