Penggiat Literasi Kang Asmuda (kaos biru). Ia bersama anak Kp. Sindangrawa RT.03/Rw.02, Desa Tegelgede, Kec. Pakenjeng Kab. Garut mengadakan bukalapak baca di Batu Bentang atau akrab disebut Pangulinan Barudak Sdr (Sindangrawa, red) sambil ngabuburit bulan ramadhan | Blade

Garut, Wartatasik.com – Serasa nostalgia ke zaman old, dimana moment generasi muda masih perawan tak terserang virus gadget yang menyita masa kecil.

Karena memang seharusnya moment tersebut diisi oleh hal yang pantas diusianya yaitu membaca, belajar sambil berkumpul menikmati alam.

Ya, begitulah yang kini dilakukan oleh Penggiat Literasi Kang Asmuda. Ia bersama anak Kp. Sindangrawa RT.03/Rw.02, Desa Tegelgede, Kec. Pakenjeng Kab. Garut mengadakan bukalapak baca di Batu Bentang atau akrab disebut Pangulinan Barudak Sdr (Sindangrawa, red) sambil ngabuburit bulan ramadhan.

Kang Asmuda yang juga seorang penulis buku ini ingin mendorong hasrat generasi muda agar gemar membaca.

Klik berita terkait >>> Benahi Sumber Daya Manusia, Irsyadul Amal Gelar Seminar Literasi di Desa Terpencil Garut

Penggiat Literasi Kang Asmuda (kaos biru). Ia bersama anak Kp. Sindangrawa RT.03/Rw.02, Desa Tegelgede, Kec. Pakenjeng Kab. Garut mengadakan bukalapak baca di Batu Bentang atau akrab disebut Pangulinan Barudak Sdr (Sindangrawa, red) sambil ngabuburit bulan ramadhan | Blade

Sebab menurutnya, zaman sekarang ini anak-anak sudah terlena dengan mainan smartphone, tentu saja hal demikian memberikan efek negatif bila tidak dipantau serius oleh orang tuanya.

Kepada wartatasik.com, Kang Asmuda mengaku selama ini rutin melakukan pendekatan ke beberapa kampung yang ada di desa Tegalgede dan disambut antusias masyarakat karena sangat mendukung program nya tersebut.

“Saya minta doa dan dukungan dari rekan maupun siapa saja yang peduli. Mudah-mudahan wacana kampoeng literate di setiap sudut desa bisa terwujud,” harapnya. Blade.