Fantastis..!! 2000 Warga Ds. Tenjowaringin Tasikmalaya dengan Sukarela Jadi Pendonor Mata

 4,196 total views

Prosesi pendonoran mata dari warga Desa Tenjowaringin, Kec. Salawu Kab. Tasikmalaya | dokpri

Kabupaten, Wartatasik.com – Dari sekitar 5600-an warga Desa Tenjowaringin, Kec. Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, 2.000 diantaranya menjadi calon donor mata. Antusiasme masyarakat itu terlihat dari jumlah pendaftar sebagai calon anggota donor mata sangat begitu tinggi.

Koordinator Keluarga Donor Mata Tasikmalaya, Dodi Kurniawan dalam Press Release nya yang diterima redaksi media online Wartatasik.com mengatakan spirit yang mendorong banyaknya calon pendonor mata di desa tersebut adalah rasa kepedulian sosial yang tinggi.

“Tak hanya terkait donor mata, di Desa ini juga menjadi salah satu lumbung darah di Kabupaten Tasikmalaya. Melihat potensi yang sangat besar tersebut kami membentuk Keluarga Donor Mata (KDM) Desa Tenjowaringin pada tahun 2016 lalu,” ujarnya, Kamis (20/12/2018).

“Hingga sekarang sudah 11 kornea mata yang terambil. Dan dalam waktu dekat kami akan mendeklarasikan Desa Siaga Donor Mata tepatnya, Insyaalloh tepatnya pada tanggal 30 Desember mendatang,” imbuhnya lagi.

Pamflet kegiatan deklarasi Desa Siaga yang akan dilaksanakan tanggal 30 Desember mendatang | dok.

Donor kornea mata di masyarakat pada umumnya masih tabu, Dodi menambahkan, padahal kegiatan penggalangan donor kornea mata dilandasi dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), 13 Juni 1979.

“Seseorang yang semasa hidupnya berwasiat akan menghibahkan kornea matanya sesudah wafatnya, dengan diketahui dan disetujui dan disaksikan oleh ahli warisnya, wasiat itu dapat dilaksanakan dan harus dilaksanakan oleh ahli bedah yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Fatwa MUI K.H Syukri Ghozali,” kisahnya

Ia mengaku secara statistik jumlah calon donor mata yang terdaftar di Bank Mata Indonesia sangat rendah sekali apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia.

“Sementara itu, jumlah orang yang mengalami kebutaan di Indonesia sekitar 3,5 juta orang,” papar Dodi.

Deklarasi Desa Siaga Donor Mata sendiri, ujarnya lagi, merupakan ikhtiar pihaknya untuk mengkampanyekan donor kornea mata dan membuat harum nama Kabupaten Tasikmalaya.

“Karena dengan deklarasi tersebut, Desa Tenjowaringin menjadi Desa dengan calon pendonor mata terbanyak se-Indonesia,” katanya.

Menurutnya, bagi warga Tenjowaringin, khususnya anggota Keluarga Donor Mata, bisa berdonor mata merupakan kebahagiaan yang tak tergantikan. “Kami sangat bersyukur atas karunia berbagi ini,” kata Dodi menirukan ucapan warga.

“Kami juga berharap di Tasikmalaya bisa ada Bank Mata, yang nantinya akan mempermudah pengambilan kornea mata dan tidak banyak memakan waktu. Karena sekarang pengambilan kornea mata masih dilakukan oleh Tim Mata dari Bandung,” harapnya mengakhiri. asron

Related posts